#lampung#kotabumi

KA Babaranjang Tabrak Xenia di Kotabumi, Tiga Orang Terluka

( kata)
KA Babaranjang Tabrak Xenia di Kotabumi, Tiga Orang Terluka
Foto. Dok

KOTABUMI (Lampost.co) -- Sebuah mobil Xenia BE 1571 JC tertabrak kereta api (KA) Babaranjang di jalan raya perlintasan KA Wonogiri Kelurahan kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara, Sabtu 19 Oktober 2019 pukul 12.00.

Akibat kejadian itu salah seorang penumpang menderita luka parah tak sadarkan diri, dan dua lainnya luka ringan.

Berdasarkan data yang dihimpun lampost.co, mereka adalah warga perumahan Kota Alam, Kotabumi, Lampung Utara. Korban luka parah bernama Sarinah (67), diduga mengalami benturan benda keras, serta Junidah (43) dan Abdulah (5) mengalami luka lucet di sejumlah tubuh.

Menurut Kanit Lakalantas Polres Lampung Utara Ipda Safei, mewakili Kasat Lantas AKP M Yani Edang kepada Lampost.co, dari keterangan sejumlah saksi diketahui mobil Xenia yang dikendarai Junidah bersama kedua orang tua dan anaknya melaju dari Tulung Mili hendak melintasi perlintasan KA Wonogiri di Kelurahan Kelapatujuh, Kotabumi.

Namun pada saat bersamaan muncul KA Babaranjang (pengangkut batubara) dari arah Stasiun Kotabumi, dan langsung menabrak.

"Mobil sempat terseret sejauh kurang lebih enam meter dari perlintasan KA tersebut," ujarnya.

Dia juga mengatakan selain kondisi kendaraan rusak berat (ringsek), kejadian itu mengakibatkan seorang penumpang menderita luka parah tak sadarkan diri dan dua orang lainya luka lecet sejumlah tubuh yang kini tengah dirawat di RSUD Ryacudu Kotabumi.

"Saat ini kami masih melakukan upaya penyelidikan dan belum diketahui pasti kejadian tersebut," katanya.

Sementara itu, menurut warga sekitar Sarmin (45), mengatakan pada saat kejadian tidak ada petugas jaga atau sedang pergantian tugas jaga. Sedang mobil sendiri sempat terhenti mendadak di jalur rel perlintasan kereta api dan tak lama kemudian datang kereta api Babaranjang melewati perlintasan KA tersebut.

"Saat kejadian warga bedatangan memberikan pertolongan dengan berupaya mengeluarkan para korban dari dalam kendaraan mobil," ujarnya. 

Hari Supriyono

Berita Terkait

Komentar