#rokokilegal

Jutaan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Bandar Lampung

( kata)
Jutaan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Bandar Lampung
Bea Cukai Bandar Lampung menemukan 7,9 juta batang rokok ilegal pada periode Februari 2022, Kamis, 3 Maret 2022. (Foto: Dok Humas Bea Cukai Bandar Lampung)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bea Cukai Bandar Lampung melakukan penindakan terhadap 7,9 juta batang rokok ilegal pada periode Februari 2022 dengan total kerugian negara mencapai lebih dari Rp6 miliar. 

"Total potensi kerugian negara yang berhasil diamankan Rp 6.095.167.000. Hasil ini dicapai oleh Bea Cukai Bandar Lampung dengan berbagai strategi seperti operasi pasar, patroli darat, kegiatan intelijen, dan operasi cukai berdasarkan targeting," kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandar Lampung, Esti Wiyandari melalui keterangan tertulis, Kamis, 3 Maret 2022.

Dia mengatakan, selain rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai, dalam penindakan itu pihaknya juga menemukan peredaran rokok ilegal yang berpita cukai palsu. Pengungkapan peredaran tersebut merupakan pengembangan laporan masyarakat. 

"Kegiatan diawali dengan operasi pasar di  Lampung Barat dari14-17 Februari 2022. Sebanyak 28.680 batang rokok ilegal yang dijual di wilayah tersebut, kami berhasil sita," ujarnya. 

Selanjutnya, operasi dilaksanakan pada 18-19 Februari 2022 di ruas tol Tegineneng sampai Pematang Panggang – Mesuji. Berdasarkan laporan masyarakat ada kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera yang berisikan puluhan ribu barang rokok ilegal. 

"Dari operasi itu, kami berhasil menindak 2 unit truk yang mengangkut 3,2 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai dengan modus ditutupi furnitur dan pupuk," kata Esti. 

Baca juga: Pengiriman 15.760 Batang Rokok Ilegal ke Lamteng Digagalkan

Operasi terakhir dilaksanakan di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan yang berlangsung pada 27-28 Februari 2022. Hasilnya, Bea Cukai Bandar Lampung berhasil menyita 4.672.000 batang rokok ilegal. 

"Atas kegiatan ini, petugas mendapati tiga buah truk yang mengangkut 4,6 juta batang rokok ilegal tanpa pita cukai dengan modus ditutupi barang-barang dari produk plastik," ujar dia. 

Esti menambahkan seluruh kegiatan operasi tersebut merupakan salah satu langkah konkret Bea Cukai Bandar Lampung untuk melaksanakan pengawasan dan penindakan terhadap kegiatan yang merugikan negara. 

"Kegiatan itu dilakukan dengan tujuan agar masyarakat terlindung dari bahaya barang ilegal, serta tidak mengesampingkan tugas dalam mengamankan penerimaan negara," katanya. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar