#PMI#JAKARTA

Jusuf Kalla Apresiasi Pendonor Aktif yang Selamatkan Nyawa

( kata)
Jusuf Kalla Apresiasi Pendonor Aktif yang Selamatkan Nyawa
Ketua PMI Jusuf Kalla (Foto: instagram)


 

Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Vaksin Slank untuk Indonesia secara virtual pada Jumat, 17 September 2021. Dalam kesempatan ini JK menyampaikan apresiasi kepada para pendonor aktif yang telah menyelamatkan banyak nyawa.
 
"Terima kasih kepada semua yang sudah memenuhi syarat kemudian mendonor. Itu luar biasa, itu menyelamatkan banyak orang," kata Jusuf Kalla.  
 
Slank bersama Jusuf Kalla merayakan Hari Palang Merang Indonesia (PMI) dengan berbincang bersama secara virtual. JK bertemu dengan Prasetyo Nurhardjanto, seorang pendonor aktif yang telah melakukan donor darah sebanyak lebih dari 200 kali.

JK menyampaikan apresiasinya kepada Prasetyo yang telah melakukan aksi kemanusiaan tersebut dan juga telah membantu PMI menyelamatkan orang yang membutuhkan donor tersebut.
 
"Itu luar biasa untuk kemanusiaan karena selalu kami katakan, 'setitik darah dapat menyelamatkan manusia'," lanjut JK.

Baca juga: PMI Lampung Gandeng Palang Merah Amerika Tanggulangi Covid-19
 
JK menyampaikan, Indonesia membutuhkan lebih banyak pendonor aktif saat ini, mengingat kita masih berada di dalam pandemi covid-19. Selama pandemi, permintaan kantung darah hingga plasma konvalesen pun meningkat setiap harinya, tapi jumlah pendonor masih minim saat ini.
 
"Permintaan plasma konvalesen semakin hari semakin bertambah malah bisa mencapai seribu kantong per hari tapi jumlah pendonornya masih jauh dari yang dibutuhkan," kata Kaka Slank.
 
Untuk itu, JK serta tim PMI pun sedang gencar mengampanyekan dan menyebarkan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia terkait donor darah. Agar pendonor aktif semakin bertambah dan persediaan kantung darah dan plasma konvalesen di PMI semakin meningkat.
 
JK menegaskan kepada masyarakat untuk jangan takut melakukan donor darah. Ia menjamin, kegiatan ini berada di dalam sistem yang terjaga, sehingga para pemberi dan penerima tetap sehat dan aman. JK juga menyebut, saat ini sudah hampir 100 ribu hasil pendonor yang dipakai untuk menyelamatkan banyak jiwa.
 
"Kami sudah hampir 100 ribu didonorkan itu dipake dan itu menyelamatkan jiwa begitu banyak," kata JK.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar