#pencabulan#kekerasanseksual

Juru Parkir Cabul di Bandar Lampung Divonis Delapan Tahun Penjara

( kata)
Juru Parkir Cabul di Bandar Lampung Divonis Delapan Tahun Penjara
Ilustrasi diunduh Selasa, 2 Agustus 2022 (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Bandar Lampung yang berprofesi sebagai pedagang dan juru parkir, Dadang S Manaf (56), divonis delapan  tahun penjara, karena mencabuli anak pada sidang di PN Kelas IA Tanjungkarang, Selasa, 2 Agustus 2022.

Ketua Majelis Hakim, Yulia Susanda mengatakan, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 81 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2014 atas UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Dadang S. Manaf selama 8  tahun," ujar Ketua Majelis Hakim saat membacakan putusan.

Dadang juga divonis membayar denda Rp1 miliar subsidair tiga bulan penjara. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU,  Yessie Indra Anggun Dwi Putri, yakni 12 tahun penjara. Atas vonis tersebut, JPU dan terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Perbuatan terdakwa bermula pada 14 Oktober 2021, saat korban berinisial T berada di rumah aman UPTD Dinas PPA Lampung. Saat itu, korban mengeluh sakit, dan bercerita ke ibunya serta petugas UPTD bahwa ia menjadi korban asusila terdakwa yang merupakan teman ibu korban. Terdakwa pun ditangkap oleh Polda Lampung sekitar Oktober 2021.  

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar