#Pariwisata#Lampung#covid-19

Jumlah Wisatawan di Lampung Naik 50 Persen

( kata)
Jumlah Wisatawan di Lampung Naik 50 Persen
Wisatawan saat menyambangi salah satu destinasi wisata di Lampung dengan protokol kesehatan melekat. Dok Lampos.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Geliat sektor pariwisata di Provinsi Lampung mulai tampak. Wisatawan lokal maupun luar daerah berdatangan menikmati keindahan pesona Bumi Ruwai Jurai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 secara ketat.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 41 Tahun 2021, Provinsi Lampung masuk ke dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 2. Untuk level 3 meliputi Bandar Lampung, Metro, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, dan Way Kanan. Sementara level 2 meliputi Lampung Selatan, Mesuji, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat. Tempat wisata diperbolehkan buka dengan kapasitas 50% dengan syarat penerapan prokes.

Salah satu pelaku usaha agen travel di Lampung, Arvin Sakur menceritakan, angka wisatawan yang datang ke Lampung mulai meningkat dibandingkan ketika awal pandemi dan penerapan PPKM.

"Alhamdulillah sejak kasus covid-19 di Lampung melandai dan PPKM turun level jadi 3 dan 2, geliat usaha pariwisata kembali bangkit. Meningkat lebih dari 50 persen, apalagi ketika weekend Sabtu-Minggu," katanya kepada Lampost.co, Jumat, 17 September 2021.

Baca: Konsep Wisata Bendungan Way Sekampung Mulai Dirancang

 

Ia mengatakan, kebanyakan wisatawan menikmati wisata bahari bermain di pantai pesisir Lampung, seperti Pulau Tegal, Pulau Mahitam, dan Pulau Pahawang di Pesawaran. Selain wisatawan lokal, ada juga yang dari luar Lampung seperti Palembang, Bengkulu, Jambi, dan Jakarta.

"Kita biasanya open trip setiap Sabtu-Minggu menuju Pulau Tegal dengan tarif Rp230 ribu/orang dan Pulau Pahawang Rp150 ribu/orang dengan mendapatkan fasilitas lengkap seperti free kapal, tiket masuk, peralatan snorkeling, makan siang, dan foto dokumentasi," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan mengatakan prokes wajib diterapkan karena sektor pariwisata akan menggeliatkan.

"Kita berharap keunggulan-keunggulan setiap daerah bisa menarik wisata. Kita bersiap menyambut era keemasan pariwisata di Lampung," kata Edarwan saat webinar Lampung Begawi.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar