covid-19

Jumlah Warga Lamtim yang Terpapar Covid-19 Kini Menjadi 298 Orang

( kata)
Jumlah Warga Lamtim yang Terpapar Covid-19 Kini Menjadi 298 Orang
(dok. pixabay.com)


SUKADANA (Lampost.co) -- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamtim, Jumat (8/1/2021) kembali bertambah drastis sebanyak 13 orang. 

Dengan adanya tambahan 13 orang tersebut, maka hingga Jumat (8/1/2021) jumlah warga Lamtim terpapar Covid-19 sudah mencapai 298 orang. 

Menurut Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamtim, Mashur Sampurna Jaya, Kamis (8/1/2021), tambahan 13 warga Lamtim terpapar Covid-19 itu merupakan hasil tracing dari warga yang terpapar sebelumnya. 

Adapun tambahan 13 lagi warga Lamtim yang terpapar Covid-19 itu tersebar di Kecamatan Batanghari 3 orang, Sukadana (5), Labuhan Ratu (1), Way Bungur (1), Bumi Agung (1), Gunung Pelindung (1), dan Sekampung Udik (1).

“13 warga yang baru terpapar tersebut, lima orang bergejala dan delapan orang tidak bergejala,” kata Mashur. 

Sementara untuk warga Lamtim yang suspect juga mengalami penambahan satu orang lagi sehingga menjadi 25 orang. 

Dijelaskan juga oleh Mashur, untuk warga terpapar Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh masih tetap sejumlah 208 orang. Kemudian untuk jumlah penderita Covid-19 di Lamtim yang meninggal dunia juga tetap sejumlah 13 orang. 

Ditandaskan juga oleh Mashur, menyikapi terus bertambahnya warga yang terpapar Covid-19, pihaknya kembali mengingatkan dan meminta seluruh masyarakat Lamtim agar tetap patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3 M dan 1 T yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan tidak berkerumun.

Kemudian diimbau juga kepada seluruh warga Lamtim agar untuk sementara menunda perjalanan ke luar daerah khususnya ke wilayah zona merah Covid-19. 

Selain itu diingatkan juga oleh Mashur, agar warga terus meningkatkan kewaspadaan serta menumbuhkan kesadaran untuk melakukan pencegahan terhadap ancaman penularan Covid-19 pada klaster keluarga yang cenderung meningkat. 

“Upaya itu dilakukan bertujuan untuk mengurangi risiko penularan, misalnya tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan makanan yang bergizi dan seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres,” tambah Mashur. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar