#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalampung

Jumlah Tempat Tidur di Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 Sisa 275 Unit

( kata)
Jumlah Tempat Tidur di Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 Sisa 275 Unit
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana di Posko Satgas Covid-19, Kamis, 1 Oktober 2020. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Dari 36 rumah sakit rujukan covid-19 se-Provinsi Lampung sudah terdapat 128 unit tempat tidur yang terisi oleh pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Bumi Ruwai Jurai. Masih ada sisa 275 unit tempat tidur yang belum terisi oleh pasien covid-19. Masyarakat diminta untuk tetap taat menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Hal tersebut sesuai dengan update harian ketersediaan tempat tidur pasien covid-19 di Provinsi Lampung dengan kondisi pada 1 Oktober 2020 di Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Balai Keratun kompleks Kantor Gubernur Lampung. Dari 36 rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Lampung disediakan 403 tempat tidur dengan rincian 128 tempat tidur terisi pasien covid-19 yang sedang dirawat dan 275 sisa tempat tidur yang belum terpakai.

Adapun jumlah tempat tidur isolasi tekanan negatif dengan ventilator yang terisi pasien covid sedang dirawat sebanyak 4 unit tempat tidur. Kemudian jumlah tempat tidur isolasi tekanan negatif tanpa ventilator terisi 38 pasien covid-19 yang sedang dirawat. Kemudian jumlah tempat tidur isolasi biasa tanpa ventilator ada 86 pasien covid-19 yang sedang dirawat.


Sementara utuk sisa tempat tidur yang belum terpakai dengan rincian yakni jumlah tempat tidur isolasi tekanan negatif dengan ventilator ada 12 unit dan jumlah tempat tidur isolasi biasa dengan ventilator ada 11 unit. Kemudian jumlah tempat tidur isolasi tekanan negatif tanpa ventilator ada 51 unit dan jumlah tempat tidur isolasi biasa tanpa ventilator ada 201 unit.

"Lakukan protokol kesehatan yang ketat, dan konsisten secara terus menerus dengan melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau handsinitizer," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, di Posko Satgas Covid-19, Kamis, 1 Oktober 2020.

Reihana mengatakan dengan protokol kesehatan yang ketat harapanya bisa memutus rantai penyebaran covid-19 di Provinsi Lampung.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyelesaikan dan melewati pandemi ini karena pemerintah membutuhkan kerja-kerja bersama agar pandemi ini segera reda.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar