#unila#snmptn#humaniora#itera#beritalampung

Jumlah Pendaftar SNMPTN di Lampung Menurun

( kata)
Jumlah Pendaftar SNMPTN di Lampung Menurun
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pendaftar seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) tahun akademik 2019/2020 secara daring di halaman website http://web.snmptn.ac.id yang dikelola oleh Lembaga Tinggi Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengalami penurunan.

Pendaftaran SNMPTN sempat diperpanjang selama dua kali karena memperhatikan belum semua siswa sekolah yang eligible melakukan pendaftaran dan finalisisasi, untuk memberikan kesempatan kepada seluruh siswa yang berhak melakukan pendaftaran dan finalisasi diberikan waktu kembali untuk bakal calon mahasiswa baru untuk mendaftar.

Humas Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Lampung M Komrudin mengatakan data sementara sampai Selasa (19/2/2019), pukul 16.00, siswa yang mendaftar lewat jalur SNMPTN di Universitas Lampung mencapai 11.169 orang. Data tersebut mengalami penurunan karena pada 2018 yang mendaftar SNMPTN mencapai 18.931 orang.

"Pendaftaran siswa ada 11.169 orang. Ditahun 2018 lalu mencapai 18.931 orang. Penurunan tersebut karena eligible atau yang berhak untuk mendaftar diturunkan," katanya kepada Lampung Post, Selasa (19/2/2019).

Universitas Lampung menyiapkan daya tampung sebanyak 5.705 orang untuk kuota penerimaan mahasiswa-mahasiswi baru pada 2019 ini yang tersebar di 59 program studi yang ada.

Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Institute Teknologi Sumatera Irfanianta Arif Setyawan mengatakan hingga saat ini bakal calon mahasiswa baru yang mendaftar di kampusnya hingga saat ini sudah 4.302 orang. Untuk lima program studi yang terbanyak pendaftarnya yaitu Farmasi, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Teknik Industri. "Untuk pendaftaran SNMPTN mengalami penurunan," katanya.

Ia mengatakan ada beberapa faktor yang bisa pihaknya jadikan dugaan, diantaranya SNMPTN tahun ini tidak ada kewajiban bagi siswa untuk mendaftar pada PTN yang sesuai dengan daerah SMA/SMK/MA-nya seperti halnya pada 2018. Kemudian pada 2018 siswa juga bisa memilih hingga tiga prodi maksimal di dua PTN, untuk tahun ini siswa hanya memilih maksimal duaprodi di satu atau dua PTN.

Triyadi Isworo*

Berita Terkait

Komentar