Pilkada2020

Jumlah Pelamar PPK di Lamsel Capai 403 Orang

( kata)
Jumlah Pelamar PPK di Lamsel Capai 403 Orang
Foto. Dok

KALIANDA (Lampost.co) -- Di akhir pendaftaran, Jumat, 24 Januari 2020, jumlah pendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di KPU Lampung Selatan mencapai 403 orang. Kini, tahapan perekrutan badan penyelenggara adhoc memasuki tahapan penelitian administrasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Lamsel, Titik Sutriningsih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu, 25 Januari 2020. Dia mengaku hingga tadi malam penutupan jumlah pendaftar PPK mencapai 403 orang.

"Alhamdulillah, masa pendaftaran badan penyelenggara adhoc sudah kita tutup tadi malam sekitar pukul 24.00 Wib. Dimana, pada hari ketujuh jumlah pendaftar mencapai 102 pendaftar. Secara keseluruhan mencapai 403 orang," kata dia.

Titik mengatakan dari total keseluruhan tersebut terbagi menjadi 298 laki-laki dan 105 perempuan. Selanjutnya, berkas administrasi para pendaftar PPK akan diteliti dan akan dumumkan pada 28-29 Januari 2020.

"Insyaallah, nanti para Calon PPK yang lolos penyeleksian berkas administrasi akan mengikuti tes tertulis berupat CAT. Rencananya CAT akan dilaksanakan di SMK 2 Kalianda," kata dia.

Menurut Mantan Komisioner Panwaskab Lamsel itu pihaknya mengharapkan tanggapan masyarakat mengenai rekam jejak para pendaftar PPK.

"Silahkan bila ada tanggapan dari masyarakat. Sampaikan saja ke KPU Lamsel. Tapi, harus ada pembuktiannya ya. Kami juga secara langsung diawasi oleh Bawaslu Lamsel," kata dia.

Sementara itu Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan AntarLembaga (PHL) Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat mengatakan pihaknya akan mencermati setiap calon badan penyelenggara adhoc dalam perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada 2020 di Lamsel. Hal tersebut guna meminimalisir calon PPK yang terlibat partai dan sesuai peraturan serta perundang-undangan.

"Kami akan mencermati seluruh pendaftar PPK. Pengawasan ini kami melibatkam seluruh jajaran Panwascam se-Lamsel. Kami cek satu per satu nama para pendaftar terhadap track record mereka," kata dia.

Dia mengatakan pihaknya akan pengawasan terhadap calon PPK yang terindikasi usia kurang dari 17 tahun, domisili diluar wilayah Kecamatan pendaftar dan memiliki hubungan perkawinan dengan sesama Penyelenggara. Kemudian, keterlibatan dalam partai politik, tim kampanye, tim pemenangan atau afiliasinya.

"Termasuk pernah menjabat dua periode berturut-turut sebagai PPK dan pernah dipidana. Kemudian, hal-hal lain yang menyebabkan calon PPK tidak dapat memenuhi syarat sebagai peraturan dan perundang-undangan," kata dia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar