#Kesehatan#Anak#Kecanduan#Internet

Jumlah Pasien Anak Kecanduan Internet di Lampung Melejit

( kata)
Jumlah Pasien Anak Kecanduan Internet di Lampung Melejit
Ilustrasi. (Foto: AFP)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Jumlah pasien anak kecanduan internet atau adiksi internet di Lampung meingkat. Ketua Tim Kesehatan Kejiwaan RSJ Kurungan Nyawa Lampung, dr. Tendri Septa mengungkapkan hal itu, Rabu, 20 November 2019.

Menurutnya peningkatan terjadi pada tiga bulan terakhir. Sejak bulan Agustus, rata-rata setiap hari pihaknya mendapat 1-2 pasien adiksi internet.

"Padahal waktu sebelumnya jarang-jarang ada pasien adiksi internet, hanya ada 2-3 pasien dalam seminggu," jelasnya saat ditemui di RSJ Kurungan Nyawa Pesawaran, Lampung.

Ia juga menjelaskan ada perubahan tren penyebab adiksi internet pada anak. Menurutnya kebanyakan pasien disebabkam oleh penggunaan gawai yang berlebihan. Hal itu berbeda dari tahun 2017, yakni disebabkan penggunaan laptop.

"Keberadaan pasien adiksi internet memang telah muncul sejak 2017, namun sekarang meningkat dan berbeda penyebab," terang dia.

Tendri mengatakan gangguan psikologi ini bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak secara fisik. Selain itu akan terjadi perubahan pola hidup yang tidak wajar.

"Bahkan efeknya bisa menyebabkan gangguan nalar atau berpikir anak, sehingga menurunkan tingkat kecerdasan," kata dia.

Ia menuturkan, rerata pasien yang datang adalah kalangan remaja yang duduk di bangku SMP. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat, agar tidak memberikan gadget kepada anak.

"Sedangkan untuk anak remaja orang tua bisa memberikan batasan waktu dan fasilitas internet," ujarnya.

Abdul Gafur

Berita Terkait

Komentar