#dbd

Jumlah DBD di Sragi Bertambah Tiga Kasus

( kata)
Jumlah DBD di Sragi Bertambah Tiga Kasus
Petugas Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat melakukan fogging di Desa Kedaung, Jumat, 14 Februari 2020. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, kembali bertambah menjadi 12 kasus. Penyakit yang disebabkan serangan nyamuk Aedes aegypti itu kini bertambah tiga kasus DBD, dari sebelumnya hanya sembilan.

Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Sucipto mengatakan setidaknya ada 12 kasus DBD yang terjadi di wilayah Kecamatan Sragi. Hingga kini kasus DBD itu tidak sampai memakan korban jiwa.

"Ada penambahan tiga kasus DBD yang terjadi di Kecamatan Sragi. Alhamdulillah, kedua belas pasien DBD itu sudah sembuh. Sebelumnya, kasus DBD hanya terdapat sembilan kasus," kata dia, Jumat, 14 Februari 2020.

Dia mengatakan ketiga kasus yang terakhir muncul berada di Desa Sumberagung dengan 2 kasus dan Desa Kedaung satu kasus. Upaya penanganan ketiga kasus itu dengan melakukan fogging atau pengasapan.

"Alhamdulillah, kami sudah melakukan fogging di rumah pasien DBD hingga radius 100 meter. Mudah-mudahan bisa menekan angka kasus DBD di wilayah itu," katanya.

Dengan bertambahnya kasus DBD itu, Sucipto kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3 M plus. "Masyarakat harus rajin menguras dan menutup bak penampungan air serta mengubur barang bekas yang menjadi objek genangan air. Kemudian, jangan lupa menggunakan body lation saat tidur, pagi hari dan sore," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto mengatakan kasus DBD yang dialami warganya itu tidak diketahui terserang nyamuk Aedes Aegypti dari rumah pasien atau tidak. Sebab, pasien merupakan pelajar dari luar desa setempat.

"Enggak tahu juga, pasien DBD itu masih sekolah. Apa mungkin kena di rumahnya atau sekolahnya. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan supaya terhindar DBD," kata dia.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar