#poldalampung#beritalampung

Judi, Premanisme, dan Prostitusi Dominasi Kejahatan di Lampung

( kata)
Judi, Premanisme, dan Prostitusi Dominasi Kejahatan di Lampung
Konferensi pers hasil Operasi Cempaka Krakatau 2021 di Mapolda Lampung, Rabu, 24 Maret 2021. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung dan jajarannya mengungkap 2.941 kasus selama pelaksanaan Operasi Cempaka Krakatau 2021 pada 15 Februari hingga 28 Februari 2021. Jumlah itu terdiri dari 234 kasus target operasi (TO) dan 2.707 non TO.

Dari kasus yang diungkap tersebut, tiga jenis penyakit masyarakat mendominasi aksi kejahatan di masyarakat. Ketiganya adalah 36 TO judi dan 1175 non TO judi, 132 TO dan 667 non TO premanisme, dan 47 TO dan 717 non TO kasus prostitusi.

“Untuk prostitusi didominasi mucikari, karena kalau kasus persetubuhan sifatnya delik aduan. Selain itu ada juga pengungkapan 46 TO dan 148 non TO kejahatan jalanan dan tiga TO debt collector,” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Ardian Indra Nurinta, di Mapolda Lampung, Kamis, 24 Maret 2021.

Selama operasi tersebut, pihaknya menyita 20 senjata api, uang Rp29 juta, 3.289 botol minuman keras, 3.062 liter tuak, 38 senjata tajam, 49 butir amunisi, 67 unit motor, tiga unit mobil, dan 91 ponsel.

Dia menambahkan, senpi yang didapatkan itu berasal dari Polres Lampung Timur sebanyak sembilan pucuk, Polres Lampung Tengah (5 pucuk), dan Polres Mesuji (2 pucuk).

Sementara Polres Lampung Utara, Polres Way Kanan, Polres Tulangbawang, dan Polres Tanggamus, masing-masing sebanyak satu pucuk

Seluruh senpi rakitan tersebut, dimiliki pelaku kejahatan dan penyerahan secara sukarela dari masyarakat.

"Kami ungkap juga dari pelaku kriminal dan ada juga warga kurang paham. Misalnya senpi yang dipakai hanya untuk berburu. Itu kami edukasi agar diserahkan ke aparat. Mereka itu tidak diproses hukum," kata mantan Kapolresta Bengkulu itu.

Sementara itu, pihaknya juga akan mendalami asal senpi tersebut didapatkan dan dibuat.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar