#Pedagang#Pisang#Pepaya#BandarLampung

Jualan Pisang dan Pepaya di Jalan Wolter Monginsidi Turun Temurun

( kata)
Jualan Pisang dan Pepaya di Jalan Wolter Monginsidi Turun Temurun
Pedagang pisang dan pepaya di pinggir jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Jumat (26/10/2018) (Lampost/Ahmad Amri)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB, cuaca terlihat cerah, lalu lintas di Jalan Wolter Monginsidi, Kota Bandar Lampung ramai lancar, dari kejauhan terlihat para peda gang pepaya dan pisang berjejer dipinggir jalan tersebut, Jumat (26/10/2018).

Para penjual pepaya dan pisang di jalan Wolter Monginsidi, sudah berlangsung sejak lama bahkan sampai turun temurun berjulan pepaya dan pisang dipinggir jalan RS BW dan hotel POP. 

Hal itu disampaikan oleh, Anisa (46) warga Sumur Putri, mengaku bahwa dia telah lama berjualan pisang dan pepaya di ping gir jalan Wolter Monginsidi bahkan sudah turun temurun.  "Saya sudah lama berjulan disini,  kurang lebih dua puluh dua tahun, turun temurun dari orang tua saya dulu, " kata Anisa, kepada lampost. co,  Jumat (26/10/2018).

Dia menjelaskan, lokasi tempatnya ber jualan tersebut, dulunya memang khu sus untuk berjualan pisang dan pepaya dan buahan lainnya namun sekarang penjual sudah berkurang. 
"Dulu ramai para pedagang yang berju alan disini, lokasi awalnya di depan RS BW, setelah  RS BW dibangun para pedagang  pindah ke lokasi hotel POP setelah hotel POP selesai dibangun para pedagang pindah sebagian ke jalan P. Emir Moh. Noer,  maka sekarang sepi, "jelasnya. 

Dia menambahkan, bahwa semua jenis pisang dan pepaya ada di jual di jalan Wol ter Monginsidi tempatnya berjulan terse but dan para pembeli juga bukan hanya warga Kota bandar Lampung saja.
"Yang paling terkenal di jual disini adalah pisang tanduk asli, semua jenis pisang dan pepaya  dijual disini, selain itu kalau musim mangis, yang ada yang jualan di sini," ujarnya.

Hal yang sama,  juga disampaikan Ihsan (35), dia mengatakan bahwa dia dan pa pamannya sudah lama berjualan pisang dan pepaya di pinggir jalan Wolter Mong insidi,bahkan sebelum swalayan disekitar lokasi dibangun.
"kalau paman saya sudah lama berjulan disini,  ada kurang lebih dua puluh tahun.  Kalau saya sendiri baru tiga tahun ikut paman berjualan disini. Jualan pisang dan pepaya disini sudah lama bahkan,  sebelum, swalayan itu dibangun, "kata Ihsan. 
Dia menjelaskan,  bahwa pisang dan pepaya yang di jual pedagang di jalan Wolter Monginsidi,  terkenal sejak lama dan barang langsung didatangkan dari para petaninya langsung. 
"Kalau barang,  pisang dan pepaya, saya langsung beli dari petaninya, mungkin ju ga ada yang beli di pasar terus di jual di sini, pisang atau pepayanya di jamin ba gus, para pembeli beragam bukan hanya warga bandar lampung, orang lewat jalan ini,  biasa mampir beli, "ujarnya. 

 

Ahmad Amri

Berita Terkait

Komentar