APBNkinerjapresiden

Jokowi: Percuma Punya Anggaran Tapi Tak Cepat Dibelanjakan

( kata)
Jokowi: Percuma Punya Anggaran Tapi Tak Cepat Dibelanjakan
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A


JAKARTA (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo menyebut kecepatan dalam penanganan krisis kesehatan dan ekonomi saat ini sangat penting. Salah satunya terkait dalam membelanjakan anggaran yang sudah ada.

"Percuma kita punya anggaran, tapi anggaran tersebut tidak bisa dibelanjakan dengan cepat untuk rakyat. Padahal rakyat menunggu," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 20 Juli 2020.

Menurut dia, kendati harus cepat, pemakaian anggaran tidak boleh menyampingkan akuntabilitas. Kecepatan dan akuntabilitas sama-sama penting.

"Setiap rupiah uang rakyat dalam APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) harus digunakan secara bertanggung jawab dan harus dikelola secara transparan," ujar Jokowi.

Kepala Negara ini menyebut anggaran harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Ia memerintahkan agar tata kelola dan manajemen pemakaian anggaran diurus dengan baik.

"Sasarannya harus tepat dan dijalankan dengan prosedur yang sederhana dan ringkas melalui proses yang cepat dengan manfaat yang maksimal untuk rakyat," ujar dia.

Dia menekankan saat pandemi covid-19, langkah luar biasa harus diambil pemerintah. Masyarakat harus merasakan kebijakan yang disusun pemerintah.

"Extraordinary yang dilakukan untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan bangsa, dan negara," tambah Presiden ke-7 Indonesia itu.

Winarko







Berita Terkait



Komentar