#JOKOWI#VAKSIN

Jokowi Ingin Stok 41 Juta Dosis Vaksin di Daerah Dihabiskan

( kata)
Jokowi Ingin Stok 41 Juta Dosis Vaksin di Daerah Dihabiskan
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut memerintahkan penyuntikan stok 41 juta dosis vaksin covid-19. Stok yang tersebar di berbagai daerah itu mesti dihabiskan.
 
"Atas arahan Presiden agar 41 juta dosis vaksin yang sudah tersebar di seluruh provinsi, kabupaten atau kota, agar segera disuntikkan," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melalui konferensi televideo, Senin, 13 September 2021.

Baca juga: Presiden Jokowi Janjikan Tambahan Vaksin untuk Lampung
 
Menurut Budi, Kepala Negara juga menginstruksikan perhatian khusus kepada provinsi-provinsi dengan tingkat vaksinasi di bawah 20 persen. Capaian itu diminta segera bisa dikejar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Panglima TNI, dan Kapolri.

Terdapat sejumlah provinsi dengan tingkat vaksinasi di bawah 20 persen. Yaitu, Lampung 15 persen, Sumatra Barat 18 persen, Maluku Utara 18 persen, dan Papua 19 persen.

"Harapan kita bersama agar bisa lebih cepat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan persentase penyuntikan atau vaksinasi di atas 20 persen," ucap Budi.

Baca juga: Jokowi Tambah Stok Vaksin Covid-19 Khusus Pelajar di Pesawaran
 
Dia menuturkan Indonesia telah menerima total 169 juta dosis. Sebanyak 157 juta dosis di antaranya sudah dikirim ke daerah. Sedangkan, 9 juta dosis sedang tahap perjalanan dan 3 juta dosis disimpan sebagai cadangan.
 
Sebanyak 73 juta orang sudah divaksinasi dosis pertama dan 43 juta orang disuntik dosis kedua. Jumlah itu menempatkan Indonesia di posisi keenam dunia dalam tingkat vaksinasi.
 
"73 juta orang itu rangking enam dunia, sesudah China, India, Amerika, Brasil, Jepang, lalu Indonesia," ujar Budi.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar