#lampung#metro#jobfair

Job Fair Diharapkan Bisa Ubah Paradigma Masyarakat

( kata)
Job Fair Diharapkan Bisa Ubah Paradigma Masyarakat
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

METRO (Lampost.co) -- Ajang job fair menjadi salah satu langkah dalam mengurangi pengangguran. Namun, job fair juga harus bisa mengubah paradigma masyarakat terkait pekerjaan yang diinginkan.

Wakil Wali Kota Djohan menilai ajang job fair yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Metro sebagai salah satu langkah mengurangi pengganguran.  Namun, dia meminta agar job fair mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini banyak memiliki orientasi cari kerja di pemerintah, seperti ASN maupun honorer.

“Kegiatan ini diharapkan bisa mengubah paradigma masyarakat kalau kerja itu harus menjadi pegawai pemerintahan atau ASN. Padahal banyak perusahaan swasta yang membutuhkan karyawan,” katanya. 

Kepala Disnakertrans, Rakhmat Zainudin, menambahkan banyak perusahaan swasta bonafit yang ada di wilayah setempat atau memiliki keuangan yang sehat. "Kalau di swasta itu kan gaji bisa tawar-menawar. Jadi bergantung dari kemampuan orangnya, kalau cocok perusahaannya kan berani bayar tinggi. Tidak sedikit yang menawarkan lebih besar dari UMR, seperti Chandra misalnya, kan di atas UMR," katanya, Kamis, 17 Oktober 2019.

Oleh sebab itu, pihaknya mempersilakan warga Kota Metro untuk memanfaatkan momen Job Fair 2019. Pencari kerja bisa langsung membuat lamaran, interviu, dan berkomunisi langsung dengan perusahaan.

Ia mengaku bursa kerja bukan hanya bertujuan memberi informasi lowongan kepada pencari kerja, namun juga memudahkan perusahaan mencari pegawai sesuai kriteria masing-masing, sekaligus mengurangi angka pengangguran di Metro.

Suprayogi

Berita Terkait

Komentar