#Krui#Jembatan#Ambrol#PesisirBarat

Jembatan Putus, Warga Menyeberang Gunakan Perahu Karet

( kata)
Jembatan Putus, Warga Menyeberang Gunakan Perahu Karet
Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina (Bertopi Kuning) meninjau lokasi jalan putus di Jalinpabar, pekon mandiri sejati kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat, Rabu (7/11/2018) (Lampost/Yon Fisoma)

KRUI (Lampost.co) -- Gelombang pasang kembali memutuskan jalan darurat yang telah selesai dibangun di pekon mandiri sejati kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat, Rabu (7/11/2018) sekitar pukul 15.30. Jalan darurat itu kembali ambrol dan memutus total transportasi di lokasi itu, baik dari arah pasar Krui menuju Bandar Lampung maupun sebaliknya. 

Pantauan Lampost.co sekitar pukul 17.00, tampak air pasang laut naik bak sungai memenuhi lokasi itu. Wakil Bupati Pesisir Barat,  Erlina saat meninjau lokasi tersebut berdialog dengan pejabat satker pelaksana jalan nasional Rolli Ekianto, tentang upaya penanggulangan bencana di lokasi tersebut. "Ini bencana alam di luar prediksi manusia,  sekarang bagaimana upaya kita mengatasi minimal membantu warga agar yang memang membutuhkan agar dapat menyeberangi sungai ini, sembari terus berupaya bagaiman agar dapat di bangun jalan darurat kembali di tempat ini," kata Erlina.

Sementara itu Kepala BPBD Pemkab Pesisir Barat, Syaifullah mengatakan pihaknya akan terus mengoperasikan perahu karet untuk mengangkut warga dari seberang sungai dan arah sebaliknya. "Kondisinya sekarang masih terjadi gelombang pasang dan hujan, kami bagaimana membantu warga agar tetap dapat menyeberang meskipun untuk kedaraan motor memang belum bisa diangkut menyeberang," kata dia

Senada Rolli mengatakan kondisi saat ini memang bencana alam, bisa dikatakan termasuk banjir paling besar yang terjadi ditempat itu. Namun demikian pihaknya terus berupaya agar lalu lintas kendaraan ditempat itu dapat segera normal. Pantauan Lampost.co, tiga unit ekskavator, terus bekerja untuk membuat jalan darurat ditempat itu, pasca banjir Selasa (6/11/2018). Namun akibat pasangnya air laut setempat sekitar pukul 15.30 timbunan pasir dan jalur jalan yang telah jadi tersebut,  kembali ambrol.

Putus kembali jalan ditempat itu, menyebabkan BPBD Pesisir Barat, kembali mengerahkan perahu karet dan petugas nya untuk membantu warga menyeberangi sungai.

 

 

Yon Fisoma



Berita Terkait



Komentar