#beritalampung#beritalamsel#jembatan#pembangunan

Jembatan Penghubung Desa Merakbatin-Kalisari Nyaris Ambrol

( kata)
Jembatan Penghubung Desa Merakbatin-Kalisari Nyaris Ambrol
Kondisi jembatan penghubung desa di Kecamatan Natar nyaris putus. Masyarakat meminta Pemda segera memperbaiki. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co): Warga Desa Kalisari dan Merakbatin, Kecamatan Natar meminta pemerintah terutama dinas terkait untuk memperbaiki jembatan penghubung dua desa itu. Pasalnya kondisinya hampir ambrol, bahkan pengaman pembatas di sisi kiri dan kanan jalan tidak ada lagi. 

Pantauan Lampost.co, Selasa, 1 November 2022, kondisi jembatan sangat memprihatinkan selain besi pembatas jembatan tidak ada, pondasinya pun sudah hampir habis terkikis air sungai. 

Kepala Desa Kalisari, Sutikno mengatakan usulan pembangunan jembatan sudah pernah dilakukan tetapi realiasi belum ada hingga kini. Bahkan, kata Sutikno, hampir secara keseluruhan anggota DPRD Kabupaten yang membidangi pembangunan infrastruktur yaitu komisi III sudah melakukan pengecekan terhadap jembatan penghubung itu. 

Baca juga:  BBPOM Bandar Lampung Memastikan PT Yarindo Menarik Produk Sirop dari Pasaran

"Maksudnya jangan sampai jembatan itu memakan korban. Sangat berbahaya seandainya ada warga yang melintas pas ambrol atau patah," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PUPR Natar Sugiarto mengatakan sejauh ini belum ada usulan yang masuk terkait pembangunan jembatan itu, karena menurut dia posisi jembatan tersebut ada di perbatasan dua desa. 

Sugiarto bahkan menyebutkan bahwa belum ada rencana pembangunan pada tahan yang akan datang untuk jembatan tersebut.

"Kalau rencana pembangunan tahun 2023 belum ada. Proposal terkendala jembatan berada di perbatasan 2 desa. Komisi III sudah pernah melihat kondisi jembatan tersebut," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar