#pembangunan#pringsewu

Jembatan Berusia 30 Tahun Butuh Perbaikan

( kata)
Jembatan Berusia 30 Tahun Butuh Perbaikan
Kondisi jembatan Way Semah, Pringsewu. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Jembatan Way Semah (jembatan Kali Wismo) di Jalan KH. Holib, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, butuh perbaikan. Sebab, infrastruktur berusia sekitar 30 tahun itu kondisinya kini cukup memprihatinkan. 

Jembatan sepanjang sekitar 30 meter dan lebar 7 meter, saat ini badan jembatan sudah tidak beraspal lagi. Begitu juga pada rigid betonnya terkelupas hingga membentuk lubang-lubang seperti kubangan. Bahkan balok beton bagian bawah juga terlihat retak. Kondisi itu tentu sangat membahayakan pengguna jalan. 

Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi, meminta Dinas PUPR menindaklanjuti kondisi jembatan yang tidak jauh dari pasar Pringsewu tersebut. "Ini jembatan di jalan provinsi, tetapi kan berada di Pringsewu, sehingga kami harus mencari solusinya," ungkap H. Fauzi, Jumat, 29 Januari 2021.

Dia menjelaskan retaknya balok beton bagian bawah tentu sangat membahayakan pengguna jalan. Terlebih, selain jembatan yang termakan usia, jalan itu juga dilintasi kendaraan yang bermuatan berat.

Warga sekitar, Yanto, mengaku sering melihat warga yang melintas jatuh karena sepeda motornya terjebak kubangan. "Saya sering menolong warga yang jatuh karena terjebak di kubangan," ujar pedagang suku cadang motor itu.

Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pringsewu, Fahmi, mengatakan kondisi jembatan tersebut memang banyak dikeluhkan dan dilaporkan warga. Untuk itu, pihaknya pun meneruskannya ke Dinas PUPR Lampung.

Fahmi menambahkan, pihaknya akan kembali mengecek kembali kondisi jembatan tersebut. "Tapi, karena keterbatasan wewenang, dinas PUPR kabupaten hanya bisa menimbun dengan sabes untuk mempermudah jalannya transportasi. 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar