Amblasjalantol

Jembatan Amblas, Jalur Tubaba-Pintu Tol Ditutup

( kata)
Jembatan Amblas, Jalur Tubaba-Pintu Tol Ditutup
Ruas jalan provinsi dari arah Simpang PU, Dayamurni, Tulangbawang Barat menuju pintu tol gunungbatin, Lampung Tengah ditutup dan dialihkan melalui jalan alternatif. Merwan

PANARAGAN (Lampost.co) -- Akibat jembatan amblas, ruas jalan provinsi dari arah Simpang PU, Dayamurni, Tulangbawang Barat (Tubaba) menuju pintu Tol Gunungbatin, Lampung Tengah, ditutup dan dialihkan melalui jalan alternatif, Kamis, 13 Februari 2020.

Amblasnya jembatan tersebut akibat meluapnya aliran Way Betawi, yang membelah ruas jalan provinsi di tiyuh Margomulyo dekat eks pos lantas Kalimiring dan kantor DPC Demokrat Tubaba.

"Hujan semalam cukup lebat, dan paginya jembatan amblas," ujar Suwardi, warga setempat, Kamis, 13 Februari 2020, pagi.

Untuk menghalang kendaraan tidak melintas, warga memasang tanda larangan dengan kayu dan pohon pisang. Bahkan, anggota satuan lalulintas polres Tubaba juga sudah melakukan pengamanan dan mengalihkan jalur melalui jalur sementara melalui jalan kabupaten terdekat yakni melalui simpang Margomulyo dan Tunas Asri.

"Amblasnya jembatan ini karena diterjang derasnya air yang meluap. Selain itu, jembatan ini sudah tua karena dibangun 1979," ujar Suwardi.

Selain jembatan tersebut, hujan yang menguyur wilayah ibukota Tubaba juga juga merendam jalan beton sepanjang 200 meter di tiyuh candrajaya tepatnya di jembatan Kali Macam yang menghubungkan simpang samsat dan pasar mulyoasri.

Akibatnya, kendaraan tidak bisa melintas karena ketinggian air mencapai satu meter dan jalur ini juga dilaihkan.

"Jalan Provinsi sementara ditutup dan dialihkan melalui jalur sementara melalui jalan kabupaten Tunas Asri," ujar IPTU Suarjono Suryaningrat, Kasat Lantas Polres Tubaba, mewakili Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman.

Bahkan, selain ruas jalan provinsi tersebut, jalan kabupaten di tiyuh candrajaya juga dialihkan karena terendam banjir.

"Jalur ini dibuka setelah airnya surut. Saat ini kami tutup karena airnya dalam dan deras,"ujar Kasat.

Sementara itu, Kadis PUPR setempat, Iwan Mursalin mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan provinsi terkait bencana tersebut.

"Saya meminta provinsi dapat melalukam perbaikan sementara agar jalur utama ini dapat dilalui kendaraan. Mengingat jalur ini merupakan jalur menuju pintu tol," kata dia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar