#kemenag#haji#Haji2022

Jemaah Indonesia Diimbau Kurangi Aktivitas Jelang Armuzna

( kata)
Jemaah Indonesia Diimbau Kurangi Aktivitas Jelang Armuzna
Kedatangan JCH Indonesia dari Madinah di wilayah pemondokan di Syisya, Makkah, Senin, 27 Juni 2022. Dok MCH 2022


Makkah (Lampost.co) -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) meminta jemaah untuk mengurangi aktivitas menjelang prosesi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan dimulai pada Kamis, 7 Juli 2022 atau 8 Zulhijah 1443 Hijriah mendatang.

Ketua PPIH Arab Saudi, Arsyad Hidayat menjelaskan, stamina jemaah mesti terjaga agar mereka mampu memenuhi segala rukun dan kewajiban ibadah di puncak pelaksanaan haji 2022.

"Kami meminta jemaah agar menghemat energi dan tenaga sehingga bisa melaksanakan wukuf dalam kondisi sehat," ujar Arsyad di Jeddah, Senin, 27 Juni 2022.

Arsyad mencontohkan, jemaah diharap tidak memaksakan diri untuk secara rutin melaksanakan salat fardu lima waktu di Masjidil Haram, Makkah. Menurutnya, kewajiban itu cukup dilakukan di setiap musala yang tersedia di hotel masing-masing.

"Begitu pula dengan umrah sunah. Demi menghemat tenaga, cukup dilakukan sekali saja. Tidak usah berkali-kali," katanya.

Menurut dia, Armuzna merupakan prosesi ibadah haji yang wajib diikuti. Akan tetapi, jemaah akan membutuhkan stamina yang baik agar bisa menjalaninya dengan khidmat.

"Ibadah haji itu ya, Arafah. Jangan nanti sunahnya didahulukan, yang wajib karena kondisinya lemah, malah tidak bisa diikuti," kata dia.

Sebanyak 72.092 jemaah calon haji (JCH) Indonesia telah berada di Arab Saudi. Sedangkan sebanyak 24.000 jemaah dari Madinah sudah bergeser Makkah.

Winarko






Berita Terkait



Komentar