#haji#umrah#kemenag

Jemaah Haji Indonesia Tetap Dijatah Makanan Selera Nusantara saat Armuzna

( kata)
Jemaah Haji Indonesia Tetap Dijatah Makanan Selera Nusantara saat Armuzna
Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, di  Syisah-Makkah, Kamis, 30 Juni 2022. Lampost.co/Sobih AW Adnan


Makkah (Lampost.co) -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan jemaah haji Indonesia tetap akan mendapatkan katering makan hingga pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada 7-12 Juli 2922 atau 8-13 Zulhijah 1443 Hijriah mendatang.

“Ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Jadi jemaah haji tahun ini, tiga hari menjelang Armuzna itu tetap mendapatkan katering,” kata Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, di  Syisah-Makkah, Kamis, 30 Juni 2022.

Selama jemaah berada di hotel hingga proses pergeseran ke Arafah, mereka tetap akan mendapatkan jatah makan seperti biasa. Tiga kali sehari, pagi, siang dan malam, ditambah buah-buahan segar.

Katering yang telah dikontrak PPIH baru akan menghentikan jatah makan setelah jemaah berada di Armuzna.

“Nanti (selama Armuzna) jemaah akan dilayani (konsumsinya) oleh Muasasah Asia Tenggara, mulai sejak jemaah tiba di Armuzna sampai nanti kembali lagi ke hotel di Makkah. Jadi jatah makan sebenarnya bukan berhenti, hanya berganti saja,” ujar Khanif.

Jatah makanan dari Muasasah Asia Tenggara ini khusus diberikan selama jemaah berada di Armuzna atau sejak 8 - 13 Zulhijah. 

“Sama (katering dalam kemasan), menunya sesuai dengan kita. (Menu) Sudah kita kirim ke Muasasah dan bersedia Muassasah,” ujar Khanif.

Menu yang telah dikirimkan PPIH ke Muassasah adalah menu citarasa nusantara seperti menu-menu makan saat jemaah berada di hotel.

“Iya kita harapkan (menu) seperti itu (citarasa Nusantara), tapi kita coba nanti lihat bagaimana mereka menyajikan makanan. Total ada 16 kali makan selama Armuzna. Jemaah enggak usah khawatir,” kata dia.

Sementara itu hingga saat ini dari 242 kelompok terbang (kloter), masih sekitar 26 kloter yang belum tiba di Arab Saudi. Total jemaah yang sudah tiba mencapai 82.437 jemaah.

“Alhamdulillah jemaah haji sudah berangsur-angsur tiba di Kota Makkah. Sampai dengan saat ini kurang lebih tinggal 10 persen. Hari ini juga ada kedatangan 7 kloter,” ujar Khanif.

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar