#hargatutun#sayuran#ramadan

Jelang Ramadan Harga Sayur Mayur di Tingkat Petani Anjlok

( kata)
Jelang Ramadan Harga Sayur Mayur di Tingkat Petani Anjlok
Petani di Pekon Pardasuka Sukau, Lambar tengah memanen ubi jalar, Minggu (6/5/2018). (Harga ubi jalar mengalami penurunan dari Rp3.000 saat ini menjadi Rp2.500 per kilo di tingkat petani. (Lampost.co/Eliyah)Dok Eliyah


LIWA (lampost.co) -- Menjelang bulan Ramadan 2018, harga sejumlah sayur mayur di Kecamatan Sukau dan Balikbukit hingga saat ini masih anjlok bahkan ada yang terus menurun.

Kondisi itu banyak dikeluhkan petani."Bagaimana kita ini bisa memenuhi kebutuhan keluarga kalau hasil panen saja tidak naik-naik. Yang ada justru malah turun lagi," kata Endar, seorang petani sayur di Pekon Hanakau, Sukau, Lampung Barat, Minggu (6/5/2018).

Sementara itu Dedi (30) warga Pekon Pardasuka, Kecamatan Sukau, Lampung Barat yang tengah panen ubi jalar mengaku, harga muntul sebutan untuk ubi jalar, saat ini terus turun. Beberapa hari lalu harga muntul oranye masih mencapai Rp3.000 per kilo di tingkat petani. Namun, hari ini (Minggu, 6/5/2018) harga turun menjadi Rp2.500 per kilonya.

Ia berharap harga sayur-mayur bisa membaik apalagi saat ini sudah menjelang puasa. "Selain muntul, masih banyak harga sayuran yang masih rendah. Salah satunya wortel sampai saat ini masih anjlok, bahkan terus turun dan banyak yang tidak laku. Harga wortel ditingkat petani saat ini hanya Rp600 per kilo.

Akibatnya banyak petani wortel yang sengaja tidak dipanen hingga bunganya mekar. "Banyak tanaman wortel petani yang dibiarkan begitu saja hingga menyerupai taman karena bunga wortelnya sudah mekar semua dan tidak dipanen," kata Dedi.

Berdasarkan hasil pemantauan Lampost.co, harga sejumlah sayur mayur ditingkat petani hanya Rp2.100 per kilo. Kemudian wortel hanya Rp600 per kilo. Sementara harga yang masih bertahan tinggi adalah buncis yaitu Rp8.000 per kilo, sawi batu Rp4000 per kilo dan cabai masih Rp25 ribu kilo, serta kacang tanah Rp8.000 per kilo.

Eliyah







Berita Terkait



Komentar