#pilkada#pemilu#ktp#beritalampung

Jelang Pilkada, Aktivitas Pembuatan dan Perekaman KTP-El di Bandar Lampung Normal

( kata)
Jelang Pilkada, Aktivitas Pembuatan dan Perekaman KTP-El di Bandar Lampung Normal
Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, A. Zainudin. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung mengungkapkan aktivitas perekaman KTP elektronik (KTP-el) masih berjalan normal seperti biasa menjelang pelaksanaan Pilkada 2020. Protokol kesehatan tetap djalankan dalam setiap tahapan perekaman KTP-el.

"Jadi saat ini tidak ada yang khusus karena menjelang pilkada. Sama saja setiap harinya. Sebab saat ini segala sesuatu kebutuhan masyarakat memerlukan KTP sehingga itu sudah menjadi kebutuhan warga," ujar Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, A. Zainudin, Senin, 9 November 2020.

Dia mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kota Tapis Berseri, Disdukcapil Kota Bandar Lampung telah membatasi jumlah warga yang akan melakukan pembuatan dan perekaman KTP-el.

"Sampai dengan saat ini pembuatan mulai dari perekaman KTP untuk warga sementara dibatasi. Dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan pada gedung pelayanan satu atap pemkot setempat. Kita batasi maksimal 200 sehari untuk perekaman KTP dengan adanya Covid-19 ini kita menghindari terjadinya penumpukan orang," kata dia. 

Menurutnya Disdukcapil Kota Bandar Lampung secara umum melayani masyarakat akan keperluan dokumen kependudukan. 

"Disdukcapil ini melayani masyarakat akan dokumen pencatatan sipil, tidak mengenal momen setiap jam kerja buka dari jam 7.30 pagi sampai jam 15.30," kata dia.

Hal itu didukung dengan telah tersedianya blangko KTP-el untuk masyarakat Kota Bandar Lampung.

"Pembagian KTP langsung ke rumah warga sudah selesai semua. Kemarin itu karena blangko terbatas sekarang tidak lagi karena blangko kita sangat tersedia," jelasnya. 

Disdukcapil Kota Bandar Lampung mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa telah memenuhi persyaratan baik dari segi umur untuk segera mengurus data kependudukan ke kantor Disdukcapil setempat.

"Kita mengimbau kepada masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan umur segera melaksanakan perekaman. Sekarang 3 hari langsung jadi. Bahkan 2 hari begitu rekam langsung jadi dan dapat ditunggu per jam yang didahulukan seperti disabilitas, lansia, keperluan mendesak untuk sekolah atau sakit," pungkasnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar