#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Jelang Nataru, KPPU Pantau Pergerakan Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok

( kata)
Jelang Nataru, KPPU Pantau Pergerakan Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah II (Kanwil II), meningkatkan intensitas pemantauan pergerakan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait. 

Kepala Kantor KPPU Wilayah II Wahyu Bekti Anggoro menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan, harga barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan pada minggu ketiga Desember.

"Komoditas yang mengalami kenaikan harga di Provinsi Lampung yaitu aneka cabai seperti cabai keriting naik 4,84% (week-to-week/wtw) menjadi Rp29.250/kg dan cabai rawit naik 4,33% (wtw) menjadi Rp43.400/kg," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Lampost.co, Selasa, 20 Desember 2022. 

Komoditas lainnya yaitu bawang merah naik 3.45% (wtw) menjadi Rp30.000/kg, bawang putih naik 4,23% (wtw) menjadi Rp24.650/kg, telur ayam ras naik 0,45% (wtw) menjadi Rp28.150/kg berada diatas harga acuan pemerintah (Permendag No.7/2020) dan daging ayam ras naik 1,26% (wtw) menjadi Rp32.100/kg.

Baca juga: Lampung Post Gelar Garden Fest 2022 Diisi Berbagai Kegiatan

Berdasarkan rantai distribusi perdagangan, komoditas dari produsen didistribusi ke pedagang besar. Rata-rata margin harga antara produsen dan pedagang besar yaitu 30,43% untuk cabai merah keriting, daging ayam ras sebesar 47,37% dan telur ayam ras sebesar 10,00%. Pada komoditas yang dijual oleh pengecer di pasar tradisional, pasokan bisa berasal dari pedagang besar.

Rata-rata margin harga antara pedagang besar dengan pasar tradisional yaitu cabai merah keriting sebesar 5.17%, cabai rawit sebesar 6,23%, daging ayam ras sebesar 13,21%, telur ayam ras 1,82%, dan bawang putih sebesar 12, 62%. 

Pada tingkat pasar modern, margin harga semakin besar jika dibandingkan dengan tingkat pedagang besar. Rata-rata margin harga antara pedagang besar dengan pasar modern yaitu cabai merah keriting 78,67%, cabai rawit 50,90%, dan daging ayam ras sebesar 40,00%.

Menurut Wahyu, dari sisi ketersediaan pasokan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung menyampaikan bahwa ketersediaan barang kebutuhan pokok saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 mencukupi.

"Penting bagi KPPU Kanwil II melakukan pengawasan untuk mencegah perilaku pelaku usaha memanfaatkan momentum dengan memainkan harga dan menahan pasokan sehingga memperoleh keuntungan secara berlebihan baik ditingkat produsen, pedagang besar, pasar tradisional, dan pasar modern," ujarnya.

Dia mengimbau kepada distributoruntuk tidak menghambat pasokan kepada masyarakat. Menurutnya, mekanisme pasar yang sehat dari hulu hingga hilir akan mendorong terciptanya efektifitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha serta perlindungan bagi konsumen untuk mendapatkan harga yang kompetitif.

"KPPU Kanwil II terus bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok. Jika ditemukan adanya perilaku antipersaingan, KPPU Kanwil II akan menindaklanjuti baik melalui penegakan hukum persaingan usaha maupun pemberian saran dan pertimbangan terhadap kebijakan pemerintah," tegasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar