poldanatarujalinbar

Jelang Nataru, Ditlantas Polda Survei Jalan Lintas Barat

( kata)
Jelang Nataru, Ditlantas Polda Survei Jalan Lintas Barat
Kondisi jalan lintas di Lampung Barat yang masih dalam tahap pekerjaan. Dok Satlantas Polres Lambar


LIWA (Lampost.co) -- Satlantas Polres Lambar bersama Ditlantas Polda Lampung melakukan survei pada jalan nasional dan provinsi di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat, Jumat, 27 November 2020. Hal ini untuk memastikan kondisi jalan menjelang arus lalu lintas pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kasat Lantas Polres Lambar AKP Bambang Dwi Setyawan mendampingi Subdit Kamsel Ditlantas Polda lampung, BPTD Wilayah VI Bengkulu – Lampung dan BP JN XIX Bandar Lampung, mengatakan pihaknya secara bersama melaksanakan survei terpadu jalur nasional jalan lintas barat (Jalinbar). Survei dipimpin oleh ketua tim Kanit Jemen Opsrek Ditlantas AKP I Made Sudastra didampingi Kanit Audit, dan inspeksi Subditkamsel Iptu Martoyo, personil BPTD Wilayah VI Bengkulu – Lampung dan BPJN XIX Bandar Lampung.

"Survei Jalinbar mulai dilaksanakan dari Bengkunat sampai perbatasan Bengkulu. Kemudian dilanjutkan ke jalan nasional dari Pesisir Barat sampai perbatasan Lampung Barat dengan Oku Selatan kembali survei Liwa-Sumberjaya," kata dia.

Menurutnya, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui dan memastikan tentang kondisi dan pelaksanaan perbaikan jalan. Kemudian untuk mengetahui titik mana saja yang rawan macet maupun rawan bencana sehingga arus lalu lintas pada liburan Nataru mendatang bisa berjalan dengan lancar.

"Utuk mengetahui secara langsung kesiapan dan kelayakan jalur utama dan alternatif di sepanjang jalan lintas barat mulai Bengkunat sampai perbatasan Bengkulu. Kemudian diteruskan ke Pesisir Barat sampai perbatasan Lampung Barat dan Oku Selatan-Liwa. Kemudian Liwa-Sumberjaya-Bukit Kemuning," tambahnya.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan selama arus mudik Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Berdasarkan hasil survei yakni ada beberapa titik yang masih dalam tahap perbaikan.

"Adapun yang disurvei yaitu area-area troublespot, black spot. Kemudian area yang rawan kecelakaan di sepanjang jalinbar serta mengecek jalan amblas dan jalan berlubang. Beberapa titik jalan amblas dan berlubang sebagian masih dalam tahap perbaikan seperti jalan amblas di Kubu Perahu, Canggu, Kenali, Rest Area Sumberjaya serta jalan berlubang jalur Liwa-Sukau," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar