#DisnakeswanLamsel#Vaksinasi#Sapi

Jelang Idul Adha, Disnakeswan Lamsel Gencar Vaksinasi Ternak Sapi

( kata)
Jelang Idul Adha, Disnakeswan Lamsel Gencar Vaksinasi Ternak Sapi
Penyuntikan vaksinasi ternak sapi di Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Menjelang hari raya idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung Selatan melalui Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, gencar melakukan vaksinasi ternak sapi.

Vaksinasi untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) itu dilakukan di daerah rentan penularan PMK.

Plt. Puskeswan Kecamatan Palas-Sragi, Warrono mengaku sesuai intruksi dari Disnakeswan Lamsel, kegiatan vaksinasi ternak sapi sebelum perayaan lebaran idul Adha sebagai supaya mencegah virus PMK yang menyerang ternak sapi di wilayah kerjanya.

"Insyaallah, Senin 4 Juli 2022 kami akan vaksinasi ternak sapi lagi. Kali ini di Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi. Desa ini merupakan daerah rentan penularan PMK karena daerah perbatasan Lampung Timur," kata dia.

Wartono mengatakan pihaknya akan memberikan vaksin PMK ke ternak sapi di Desa Sumberagung sebanyak 200 dosis. Pemberian vaksin PMK itu dilakukan secara jemput bola, dari kandang ke kandang.

"Enggak boleh dikumpulkan karena mencegah penularan PMK itu sendiri. Kami langsung akan menghampiri kandang milik peternaknya. Pemberian vaksin harus selesai sebelum lebaran idul Adha," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lamsel Nanang Ermanto mengatakan untuk memaksimalkan pencegahan penularan PMK pada hewan ternak di Lamsel, ia beserta jajarannya akan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan vaksin PMK hewan ternak.

Ia mengatakan di Lamsel, terdapat 6.500 dosis vaksin. Ia menilai, jumlah vaksin ini masih kurang.

"Nanti bertahap, inyaallah kami berupaya dan berusaha kembali. Lamsel merupakan pintu gerbangnya pulau Jawa dan Sumatera. Jangan sampai ada sapi masuk dari daerah lain, tapi vaksinnya kurang. Apalagi kalau sapi itu ada indikasi terkena wabah PMK. Ini yang harus kami minta ke pemerintah pusat melalui Dinas Peternakan," kata dia.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar