#pdam#proyekspam#pembangunan

Jelang Akhir Tahun, Pembangunan Jaringan Tersier Proyek SPAM Baru 66 Persen

( kata)
Jelang Akhir Tahun, Pembangunan Jaringan Tersier Proyek SPAM Baru 66 Persen
Pekerja memasang pisa SPAM. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co): Pembangunan jaringan sambungan tersier langsung ke pemukiman warga proyek kegiatan lanjutan dari SPAM di Tegineneng oleh pemerintah pusat, sampai saat ini baru terealisasi sekitar 66 persen.

Dikatakan langsung oleh Adnan Heri Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung, menjelang akhir tahun ini pelaksanaan kegiatan masih jauh dibawah 90 persen.

"Kegiatan sampai saat ini sedang berjalan dan progres sudah mencapai 66 persen sampai dengan saat ini," ujarnya, Senin, 23 November 2020.

Dia mengatakan kegiatan dengan menggunakan anggaran APBD Tahun Anggara 2020 itu, telah berjalan sejak Januari 2020. Namun sempat terkendala dengan adanya pandemi covid-19, sebab sebagian besar pekerja berasal dari luar Kota Bandar Lampung. 

"Jadwal pengerjaan 540 hari kerja dan sudah dimulai sejak awal Januari 2020 sampai dengan selesai sesuai jadwal pengerjaan. Sampai saat ini masih berjalan, namun agak lambat diakibatkan man power (tukang) berkurang. Sebelumnya banyak didatangkan dari Pulau Jawa diakibatkan pandemi cukup berpengaruh," kata dia.

Di samping itu, pihaknya mengatakan saat ini juga terdapat proses pengerjaan lainnya yang harus tertunda. "Selain itu ada pekerjaan tersier APBD sistem gravitasi yang terhubung menunggu pekerjaan JDU yang dilakukan oleh BPPW pelaksanaan pemasangan sepanjang 75 km baru akan dikerjakan pada awal Januari 2021 sampai dengan Maret 2022," kata dia. 

Proyek SPAM yang digencarkan akan menyalurkan saluran air bersih ke seluruh warga di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya hingga saat ini masyarakat Kota Tapis Berseri belum dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Jaringan tersier ini nanti akan tersebar ke seluruh konsumen yang telah terdapat di PDAM untuk dapat menikmati aliran air bersih. 

"Ini (proyek SPAM) masih berjalan kita masih mengerjakan untuk jaringan tersier, jaringan tersier ini panjang kurang lebih ada 500 kilometer (km)," kata Adnan.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar