#sogo#ekbis#promosibusana

Jins Bergaya Vintage Diprediksi Populer 2019

( kata)
Jins Bergaya Vintage Diprediksi Populer 2019
Sogo Branded Store koleksi Levis

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Perkembangan zaman membuat tren fesyen terus bertransformasi membentuk mode-mode terbarunya. Namun, pada 2019 ini model jins dengan gaya era terdahulu (vintage) akan kembali populer. Untuk mengikuti koleksi tersebut, Sogo Branded Store akan tetap menjadi pelopor celana denim dengan kelengkapan koleksi produknya.

Pemilik Sogo, Sofyan, menjelaskan tren bergaya vintage atau populer pada masa lalu akan kembali digemari pencinta jins. Bedanya, model tersebut akan sedikit memiliki sentuhan masa kini. Gaya tersebut seperti wide-leg atau boot-cut yaitu celana dengan pergelangan kaki yang lebar, celana dengan pinggang yang tinggi (high-waisted) dan skinny.

"Ketiga gaya itu akan populer pada 2019 ini, terutama skinny berwarna abu-abu atau efek memudar. Kalau zaman dulu, pria banyak tidak berani memakainya karena dianggap terlalu mencolok. Namun, sekarang pemudanya lebih percaya diri, sehingga jins warna dengan efek memudar akan banyak digunakan untuk mengekspresikan karakternya," kata Sofyan di tokonya, Jumat (25/1/2019).

Untuk memenuhi model tersebut, lanjutnya, produk dari Levi’s 501 akan memenuhinya. Gaya denim dengan tambalan dan menggunakan jahitan pembatas yang tebal dan tidak beraturan memberi kesan sentuhan pekerjaan tangan. Jins dilengkapi tanda lipatan, kerutan, dan kesan luntur seolah celana dipakai setiap saat.

“Jins Levi’s jenis ini diciptakan agar memberi kesan dicintai, dengan sentuhan modifikasi personal dan masa kini. Model ini sangat berkarakter, tidak hanya dihargai karena tradisinya, tetapi juga koleksi yang terlihat jelas sentuhan unik finishing rugged and distressed-nya," ujarnya.

Menurutnya, denim jenis tersebut dibuat dari kain selvedge yang 100% kapas organik dan diproduksi menggunakan mesin tenun. Hasilnya, menjadikannya kain berkarakter tenun menyerupai tenunan tangan. Sebab, mesin khusus itu hanya dapat menghasilkan kain selebar 40 inci. Sehingga butuh kain yang sangat banyak untuk membuat 1 celana Levi’s.

"Dari bahannya 100% kapas itu, membuat jins ini terasa lebih lembut dan nyaman ketimbang celana celana lainnya. Biasanya, pada celana kain selvedge punya ciri jahitan berwarna merah di bagian dalam. Khusus untuk Levi’s 501, jahitan itu diganti berwarna hijau. Lalu ada sedikit guratan putih. Model itu desain celana Levi’s paling berjaya sejak 1873," katanya.

Effran Kurniawan*

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar