#Covid-19lampung#vaksin

Jauh dari Target, Baru 18,2 Juta Orang Disuntik Vaksin Dosis Pertama

( kata)
Jauh dari Target, Baru 18,2 Juta Orang Disuntik Vaksin Dosis Pertama
ilustrasi vaksinasi/Medcom.id/Yurike.


Jakarta (Lampost.co) -- Penerima vaksin dosis pertama di Indonesia mencapai 18.260.482 orang. Jumlah ini bertambah 484.564 dari kemarin, 7 Juni 2021.

"Adapun jumlah penerima vaksinasi dosis kedua mencapai 11.356.025," seperti dikutip dari data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

Jumlah ini bertambah 158.956 orang dari hari sebelumya. Sementara itu, target vaksinasi secara nasional mencapainya 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.

Pemerintah menargetkan memvaksinasi 40.349.051 orang hingga Juni 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui penyuntikan vaksin covid-19 masih jauh dari target. Untuk mempercepat vaksinasi pemerintah membuat program Vaksinasi Gotong Royong.

Kepala Negara berharap dengan adanya program tersebut makin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin. Dengan begitu kekebalan kelompok akan cepat terwujud.

Program vaksinasi gotong royong dimulai sejak Selasa, 18 Mei 2021. Vaksinasi perdana diikuti 18 perusahaan.

Vaksinasi gotong royong menggunakan vaksin Sinopharm dan CanSino. Saat ini sudah ada 982 ribu dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi.

Terkait harga, pemerintah telah menetapkan harga vaksin gorong royong Rp500 ribu per sekali suntikan. Rinciannya, Rp375 ribu untuk harga vaksin dan Rp125 ribu untuk harga penyuntikannya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar