Penipuanpns

Janjikan Bisa Masuk PNS, Oknum PNS Pemkab Lamtim Tipu Korban Rp64,5 Juta

( kata)
Janjikan Bisa Masuk PNS, Oknum PNS Pemkab Lamtim Tipu Korban Rp64,5 Juta
Ilustrasi. Google images

SUKADANA (Lampost.co) – Unit Reskrim Polsek Sekampung mengamankan FH (45), oknum PNS di lingkungan Pemkab Lamtim. Warga Kecamatan Sekampung itu diringkus karena diduga melakukan penipuan sejumlah Rp64,5 juta dengan menjanjikan bisa menjadi PNS.

Kapolsek Sekampung IPTU M Slamet Riyadi, mendampingi Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, pada 14 Agustus 2018 tersangka menjanjikan bisa memasukkan anak korban Sugiatmi (46), warga Kecamatan Sekampung, menjadi PNS tanpa melalui tes. Namun dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang.

Percaya dengan janji tersangka yang berprofesi sebagai PNS, dan ingin anaknya menjadi PNS, Sugiatmi kemudian menyerahkan uang senilai Rp46,5 juta, fotocopy ijazah, dan KTP kepada tersangka.

“Menurut tersangka uang, fotocoy ijazah, dan KTP itu sebagai syarat untuk bisa diangkat menjadi PNS tanpa tes,” kata IPTU M. Slamet, Sabtu, 4 Juli 2020.

Namun permintaan tersangka tersebut, lanjut IPTU M. Slamet, rupanya hanya modus belaka. Sebab pada saat pengumuman hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 lalu, nama anak korban ternyata tidak ada sehingga gagal menjadi PNS.

Merasa dirinya telah ditipu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sekampung, pada awal April 2019. Berbekal laporan tersebut petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berusaha untuk meringkus tersangka FH.

"Namun ternyata tersangka cukup licin karena kerap berpindah-pindah tempat. Selanjutnya, petugas mendapat informasi bahwa tersangka terlihat berada di kantornya di sebuah Dinas di Komplek Perkantoran Pemkab Lamtim, di Sukadana. Petugas langsung meringkus tersangka FH pada Jumat, 3 Juli 2020," tambahnya.

Selain meringkus tersangka FH, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa selembar kwitansi Rp48 juta, selembar catatan pengambilan uang total Rp16,5 juta, sepotong baju kaos berkerah warna hitam, celana Jeans warna hitam, dan kaos dalam warna putih.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti masih kami amankan di Mapolsek Sekampung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tambah IPTU M, Slamet. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar