#MESUJI

Janda Baru di Mesuji Bertambah 358 Orang

( kata)
Janda Baru di Mesuji Bertambah 358 Orang
Kantor Pengadilan Agama Mesuji. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Pengadilan Agama Kabupaten Mesuji mencatat tahun ini ada 358 perkara perceraian sepanjang 2022, Rabu, 07 Desember 2022. Jumlah tersebut lebih rendah dari tahun lalu yaitu 364 kasus.

Asep Subhi, Panitera Muda Permohonan, Pengadilan Agama Mesuji, menerangkan jumlah tersebut terdiri dari 60% cerai gugat, sisanya cerai talak.

"Ceria gugat diajukan oleh pihak perempuan, sedangkan cerai talak diajukan pihak laki laki. Perceraian terbanyak ada di Kecamatan Way Serdang, diikuti Simpang Pematang, Tanjung Raya," kata Asep di kantornya, Rabu, 07 Desember 2022.

Jumlah tersebut, masih lebih rendah dari perkara perceraian pada 2021. Tercatat ada 364 perceraian yang terjadi di tahun lalu.  "Namun tahun ini masih ada kemungkinan meningkat, mengingat tutup buku di Desember ini jatuh pada 20 Desember. Untuk usia perceraian sendiri 90% di bawah 40 tahun," lanjut dia.

Asep menerangkan jika ada banyak gugatan yang tidak logis seperti istri menuduh suami selingkuh tanpa dasar bukti.  "Namun yang paling banyak adalah karena faktor ekonomi, diikuti oleh selingkuh. Tahun ini, hanya ada 4 kasus yang dicabut, artinya kemungkinan rujuk," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar