#longsor#beritalampung#banjir#beritatanggamus

Jalinbar Tanggamus di Pekon Padawaras Sudah Bisa Dilintasi

( kata)
Jalinbar Tanggamus di Pekon Padawaras Sudah Bisa Dilintasi
Kondisi Jalinbar Way Kerap, Semaka, Tanggamus. Lampost.co/Abu Umarali

Kotaagung (Lampost.co): Pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan lintas barat (Jalinbar) di Pekon Padawaras, Kecamatan Semaka, Tanggamus telah berhasil dilakukan.

Hingga, Jumat, 10 Januari 2020, sore, tim gabungan penanggulangan bencana harus berjibaku untuk membersihkan material akibat banjir bandang di wilayah Pekon Way Kerap, Semaka.

Sekretaris Kecamatan Semaka Zaelani mengatakan saat ini 2 unit alat berat sudah berhasil membuka kembali badan jalan dari timbunan material longsor. Kegiatan pembersihan badan jalan akan kembali dilanjutkan untuk membersihkan longsoran di wilayah Pekon Way Kerap.

"Akses jalan di Pekon Padawaras sudah berhasil dibuka dan kendaraan sudah bisa lewat. Namun masih sebatas Pekon ini karena yang di Way Kerap masih dalam pengerjaan," kata Zaelani.

Menurutnya timbunan longsor sebetulnya tidak begitu panjang namun terjadi dibeberapa titik lokasi. Seperti di Pekon Way Kerap sedikitnya ada 5 titik timbunan berupa bebatuan bercampur tanah. Sementara di Pedukuhan Banding Agung terdapat sejumlah batang pohon yang roboh diterjang arus banjir akibat jebolnya tanggul di lokasi setempat.

Banjir bandang juga merendam sekitar 50 rumah penduduk hingga lantai rumah warga dipenuhi lumpur. Puluhan relawan dari berbagai unsur turut ambil bagian membantu warga membersihkan rumah.

"Kurang lebih 600 hektare sawah usai penyebaran bibit padi turut terendam untuk di wilayah Way Kerap. Sedangkan di Padawaras sekitar 300 hektare sawah, kalau Sedayu belum dapat informasi karena akses masih tertutup," kata dia.

Saat ini sebagian warga sudah mulai kembali ke kediamannya masing-masing dan melakukan pembersihan. Pemkab Tanggamus melalui Dinas Sosial juga sudah mendirikan dapur umum di Pekon Padawaras bagi seluruh korban bencana. Makanan yang telah siap saji juga dikirimkan bagi korban yang berada di Pekon Way Kerap.

"Mengingat cuaca masih ekstrem, maka diimbau kepada warga untuk tetap waspada. Wanita dan anak-anak mengungsi ke rumah keluarganya terutama yang memiliki rumah panggung," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar