penusukanpenikamansyekhalijaber

Jalani Sidang Perdana, Terdakwa Penusuk Syekh Ali Jaber Terlihat Lemas

( kata)
Jalani Sidang Perdana, Terdakwa Penusuk Syekh Ali Jaber Terlihat Lemas
Pelaku penikam Syekh Ali Jaber, yakni Alfin Andrian tiba di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (26/10). Dok. Lampost.co


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pelaku penusuk Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian menjalani sidang perdana secara telekonferensi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A, Kamis, 19 November 2020. Alfin telihat lemas dengan suara lemah.

Sebelum memulai sidang, Ketua Majelis Hakim Dedi Rachmadi sempat menanyakan kondisi kesehatan Alfin, untuk memastikan keadaan terdakwa baik-baik saja.

Baca juga: Inilah Motif Alfin Tikam Syekh Ali Jaber

Terlihat di layar kaca yang berlangsung secara telekonferensi raut wajah Alfin terlihat tidak seperti biasa. Ia menjawab pertanyaan ketua Majelis hakim dengan nada yang sangat rendah nyaris tak terdengar.

"Bagaimana keadaan saudra Alfin saat ini," ujar ketua majelis Hakim.

Kemudian terdakwa Alfin menjawab "Baik yang mulia,"ujar Alfin yang memakai peci berwarna putih tersebut.

Majelis hakim juga menanyakan sejak kapan terdakwa ditahan. "Sejak Senin 14 September 2020 yang mulia," jawab Alfin yang memakai masker berwarna hijau.

Lalu, Jaksa Abdulah Noer Deny membacakan dakwaan Alif beberapa menit. Setelah itu hakim meminta untuk dihadirkan  saksi maksimal lima orang untuk sidang lanjutan Minggu depan, Kamis 26 November 2020.

"Siap yang mulia akan dihadirkan," jawab penasehat hukum Alfin yakni Ardiyansah.

Terdakwa Alfin Andrian didakwa dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. Sebelumya, Ulama Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung pada 13 September 2020. Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian atas tangan kanannya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar