#Tol#JTTS#ArusBalik

Jalan Tol Trans Sumatra Lengang

( kata)
Jalan Tol Trans Sumatra Lengang
Kondisi lalu lintas di Gerbang Tol Simpang Pematang Mesuji (Antara Lampung/Raharja)


Mesuji (Lampost.co) -- Arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra ruas Terbanggi Besar-Simpang Pematang (Lampung) pada hari kedua setelah Lebaran, Sabtu, 15 Mei 2021, tampak lebih lengang ketimbang hari sebelumnya. Baik kendaraan tujuan Kota Palembang, Sumatra Selatan, maupun Kota Bandarlampung, Lampung.

Berdasarkan pantauan Antara di Gerbang Tol Simpang Pematang Mesuji, Lampung, Sabtu pagi, kondisi jalan tol ini nyaris sangat lengang. Pada gerbang tol tersebut terdapat empat pintu tol, dua pintu untuk masuk ke Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dan dua pintu untuk keluar tol.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihaknya melakukan aksi gerak cepat dalam mengantisipasi arus balik Lebaran 1442 Hijriah dari Pulau Sumatra ke Jawa dengan menambah tiga posko pemeriksaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Serta satu pos di Jalan Arteri Simpang Hatta, Pelabuhan Bandar Bakau serta Pelabuhan Bakauheni.

"Untuk tiga posko tambahan di Rest Area JTTS berada di KM 172 B, KM 87 B dan KM 20 B yang akan mulai beroperasi pada pukul 00.00 WIB pada tanggal 15 Mei 2021," katanya.

Dia mengatakan, langkah antisipasi arus balik merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 dan Surat dari Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia dalam rangka kesiapan pencegahan penyebaran virus korona.

Dia mengimbau masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dari Sumatra ke Jawa untuk melengkapi dokumennya sesuai surat edaran (SE) dari Satgas Covid-19. Yakni surat izin keluar masuk (SIKM), surat tugas bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan perusahaan/BUMN.

Kemudian, masyarakat juga harus dilengkapi surat keterangan resmi hasil rapid test antigen covid-19 dan GeNose maupun polymerase chain reaction (PCR) yang berlaku 1x24 jam. Apabila tidak mampu melengkapi dokumen tersebut, maka akan diputar arah atau dilakukan tes antigen di lokasi pos pemeriksaan.

Dia menuturkan, bila pelaku perjalanan sudah dilakukan pengecekan di posko pemeriksaan, akan diberikan tanda khusus. Agar saat tiba di posko terakhir di Pelabuhan Bakauheni semuanya sudah selesai.

"Sedangkan untuk pengendara roda dua akan dilakukan pemeriksaan di Jalan Arteri Simpang Hatta, Pelabuhan Bandar Bakau dan Pelabuhan Bakauheni," kata Pandra.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar