#JalanTani#Jebol#Pringsewu

Jalan Tani Jebol, Akses Dua Pekon di Pringsewu Terputus

( kata)
Jalan Tani Jebol, Akses Dua Pekon di Pringsewu Terputus
Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu Hartoyo saat meninjau jalan alternatif yang putus akibat banjir, Rabu (15/1/2020). Dok. Kecamatan Banyumas.

Pringsewu (Lampung.co) -- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu selama beberapa jam, membuat Jalan Tani yang menghubungkan Pekon Srirahayu dengan Kampung Sri Way Langsep, jebol pada Selasa, 14 januari 2020 malam.

Jalan Tani tersebut juga merupakan jalur alternatif yang menghubungkan dua kampung beda kabupaten. Pekon Sri Way Langsep Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah, sedangkan Pekon Srirahayu adalah wilayah Kabupaten Pringsewu.

Terputusnya badan jalan disebabkan terjangan sungai Way waya yang meluap. Camat Banyumas Hartoyo mengatakan jalan alternatif yang putus memiliki lebar 4 meter. " Yang terputus sekitar 10 meteran," ungkap Hartoyo.

Hartoyo menjelaskan kuatnya hantaman banjir membuat jalan yang sudah ditalud tidak mampu menahan terjangan air yang begitu besar. "Talud di kiri dan kanan jalan hancur diterjang banjir," ungkap camat Hartoyo, usai meninjau jalan yang terputus,  Rabu, 15 Januari 2020.

Dia mengungkapkan,  peristiwa itu berdampak pada lahan persawahan seluas 10 hektar mengalami kerusakan. 

Menurut Hartoyo, kerusakan jalan yang cukup berat hanay bisa dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR). "Pemkab yang punya alat berat, diharapkan segera memperbaiki jalan tersebut," ungkapnya.

Hartoyo menambahkan banyak dampak yang ditimbulkan akibat jalan putus. Diantaranya akses masyarakat terputus termasuk anak sekolah tidak bisa melintas. Sehingga warga harus memutar jika hendak ke Banyumas.

Mereka harus menempuh jarak lebih jauh yaitu sekitar 2,5-3 km. Padahal jarak Lampung Sri Way Langsep dengan Pekon Srirahayu hanya sekitar 400-san meter.

Terkait dengan banjur yang memutuskan jalan alternatif, pihaknya juga sudah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu agar dapat segera ditindaklanjuti dan segera di bangun kembali.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar