Jalanjalanrusak

Jalan Raya Metrokibang Rusak Lagi

( kata)
Jalan Raya Metrokibang Rusak Lagi
Salah satu ruas jalan di Kecamatan Metrokibang, yang sempat diperbaiki dan kini rusak lagi.

SUKADANA (Lampost.co) -- Jalan raya yang menghubungkan Kota Metro-Bandar Lampung melalui Jatiagung, Lampung Selatan, di wilayah Kecamatan Metrokibang, Lampung Timur, kembali rusak. Padahal, jalan itu baru diperbaiki akhir Oktober 2019 lalu.

Jalan di wilayah Metrokibang dan sebagian di Metro yang diperbaiki akhir Oktober tahun lalu itu mulai rusak sejak Januari lalu, ketika mulai sering turun hujan.

"Sampai sekarang belum juga diperbaiki dan rusaknya makin parah," ujar Fitri yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut.

Berdasarkan pengamatan Lampung Post, jalan yang kembali rusak setelah diperbaiki itu sebagian di wilayah Metro mendekati perbatasan Metrokibang. Sementara, di wilayah Metrokibang kerusakan cukup banyak ketika mendekati perbatasan Sukadamai, Lampung Selatan. 

Kerusakan jalan yang belum lama diperbaiki itu menambah panjang jalur alternatif Metro-Bandar Lampung yang mengalami kerusakan. Pasalnya, jalur tersebut sudah mulai rusak sejak memasuki Jalan Budi Utomo yang masih berada di wilayah Kota Metro hingga perbatasan Metrokibang.

Dari arah Metro sekitar 1,5 km sebelum jembatan yang memisahkan Metro dengan Kecamatan Metro Kibang, kerusakan berupa lubang-lubang baru dan aspal yang mulai mengelupas makin banyak. Sebagian yang mengelupas bahkan sudah menjadi lubang-lubang yang cukup dalam.

Menjelang jembatan, kerusakan cukup parah sehingga kendaraan harus berjalan merayap.

Kondisi makin menyusahkan pengendara karena jembatan hanya bisa dilalui bergantian karena sempit. Wajar banyak kendaraan yang melintasi jalan tersebut, terutama dari arah Metro menuju Bandar Lampung dan Bakauheni, karena jarak menjadi lebih dekat jika lewat Sukadamai.

Sebagai contoh, dari Terminal 16C Mulyojati Metro sampai ke perempatan Jalan Untung Surapati-By Pass Soekarno-Hatta, Bandar Lampung hanya berjarak 31 km, sementara jika melewati Jalinsum Tegineneng-Branti bisa lebih dari 42 km. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar