#JalanPenghubung#Lampura#KubanganKerbau

Jalan Penghubung Lampura Bagai Kubangan Kerbau

( kata)
Jalan Penghubung Lampura Bagai Kubangan Kerbau
Jalan Penghubung Lampura Bagai Kubangan Kerbau. Lampost.co/Fajar Nofitra

Kotabumi (Lampost.co)-- Jalan penghubung antar Desa Ulakrengas - Skipi, Kecamatan Abung Tinggi dikeluhkan warga, Senin, 3 Februari 2020.

Pasalnya, insfrastruktur adalah nadi perekonomian masyaraka. Namun, keadaannya parah, penuh lubang disepanjang jalan bagaikan kubangan kerbau.

Penyebabnya adalah dum truk yang mengangkut muatan berlebih. Hal itu diperparah dengan drainase yang kurang memadai. Sampai saat ini, belum ada perhatian dari pemerintah terkait hancurnya infrastuktur di wilayah tersebut.

Berdasarkan pantau di lapangan, akses moda transportasi masyarakat seperti kubangan kerbau. Sebab, disana-sini jalan telah berlubang hingga nampak bagian dasar.  Sementara lainnya hanya tampak batu onderlag sebagai penahan aspal.

"Ya bisa dilihat sendiri, beginilah keadaannya. Kami cukup kesulitan melintas, apalagi masuk kategori rawan karena sering ada kejadian aksi kekerasan. Khususnya pengguna jalan disini, "kata Tono.

Akibatnya, masyarakat mengakses jalan itu. Ia berharap pemerintah segera memperhatikan hal itu.

"Apalagi disini banyak anak sekolah melintas, selain pusat perkantoran dan sentra produksi hasil pertanian. Sehingga cukup menghambat aktivitas, terutama masalah perekonomian. Kalau jalan baik, maka akan menurunkan harga ongkos dan meningkatakan pendapatan warga, "ujarnya.

Camat Abung Tinggi, Manshuri menjelaskan pihaknya telah mengajukan beberapa kali usulan mengenai perbaikkan akses vital ekonomi masyarakat disana. Sebab itu jalan satu-satunya berada disana menuju pusat kantor kecamatan serta sentra produksi pertanian

"Bahkan tahun lalu telag disurvey, namun tidak ada realisasinya. Kami berharap ini dapat menjadi masukan, "tambahnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar