#korupsi#benihjagung#kpk

Jaksa Senior KPK Pimpin Tim JPU Kasus Korupsi Benih Jagung

( kata)
Jaksa Senior KPK Pimpin Tim JPU Kasus Korupsi Benih Jagung
Jaksa Penuntut Umum KPK Subari Kurniawan. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung telah menunjuk 11 Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mendakwa dua tersangka kasus korupsi pengadaan benih jagung di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementreian Pertanian Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2017.

"Telah ditunjuk 11 jaksa untuk JPU," ujar Kasipenkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan, Senin, 20 September 2021.

Tim JPU tersebut akan dipimpin jaksa yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Subari Kurniawan. Saat ini, tim sedang menyiapkan berkas dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang.

"Sedang dalam penyempurnaan dakwaan," katanya.

Baca : Satu Tersangka Korupsi Benih Jagung Herlin Retnowati Meninggal

 

Audit kerugian negara dari auditor independen juga telah rampung dilaksanakan. Diperkirakan kerugian negara mencapai Rp7 miliar.

Dua tersangka, yakni Edi Yanto dan Imam Mahsyuri telah ditahan sejak 17 September 2021 hingga 6 Oktober 2021 di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui Kelas I Bandar Lampung. Sementara tersangka lainnya, Helin Retnowati meninggal dunia karena sakit sebelum berkas tahap II perkara tersebut dilimpahkan.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar