#korupsi#benihjagung

Jaksa Sebut Dakwaan Pasal Korupsi Benih Jagung Sudah Tepat

( kata)
Jaksa Sebut Dakwaan Pasal Korupsi Benih Jagung Sudah Tepat
Sidang kasus korupsi benih jagung kembali digelar pada di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 28 Oktober 2021. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung  (Lampost.co) -- Sidang kasus korupsi benih jagung pada Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian yang dialokasikan untuk Lampung tahun 2017, kembali digelar pada di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 28 Oktober 2021.

Agenda sidang kali ini adalah jawaban atas eksepsi dari dua terdakwa, yakni mantan Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Edi Yanto, dan Direktur PT Dempo Agro Pratama Inti, Imam Mashuri.

Baca juga: Satu Tersangka Korupsi Benih Jagung Herlin Retnowati Meninggal

JPU Vita Hestiningrum dalam paparan dakwaan atas kedua terdakwa, terutama Imam Mashuri dinilai sudah tepat.

"Dalam dakwaan kami telah diuraian secara jelas, cermat dan lengkap perbuatan dan kesalahan dari masing-masing pelaku mulai tahap proses penunjukan langsung, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap pencairan, baik dalam kegiatan fasilitasi bantuan budidaya jagung hibrida Balitbangtan tahap I maupun tahap III," ujarnya dalam persidangan.

Kemudian, JPU memastikan perhitungan kerugian negara sudah cermat karena dihitung oleh kantor Akuntan Publik Jojo Sunaryo, dan terdapat kerugian negara hingga Rp7,57 miliar.

Selanjutnya, JPU juga menyebutkan bahwa pengembalian kerugian negara oleh Imam Mashuri Rp1,57 miliar tetap diperhitungkan sebagai itikad baik

"Akan diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti yang tentunya akan kami dibuktikan terlebih dahulu terkait besaran kerugian negara melalui proses persidangan untuk menentukan besaran uang penganti yang akan dibebankan kepada terdakwa," paparnya.

Dari jawaban atas eksepsi kuasa hukum terdakwa, JPU memohon ke Majelis Hakim agar menyatakan nota keberatan tim penasihat hukum tidak dapat diterima.

"Memohon melanjutkan persidangan untuk memeriksa dan mengadili perkara ini," lanjutnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar