#PENIPUAN

Jaksa Masih Menunggu Berkas Kematian Terdakwa Penipuan Jual Beli Beras

( kata)
Jaksa Masih Menunggu Berkas Kematian Terdakwa Penipuan Jual Beli Beras
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi Lampung masih menunggu proses berkas-berkas legalitas kematian terdakwa penipuan jual beli beras sebanyak 160 ton,  Iwan Palera (55) warga Tanjungakrang Timur, yang merugikan korbannya Sofa Maya Sari, Rp1,4 miliar.

"Tadi JPU nya sudah jemput bola, ternyata (administrasi) belum selesai, kami masih menunggu, surat keterangan (meninggal) dari dokter dan lainnya, belum keluar," ujar Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra, Senin, 10 Oktober 2022.

Jika terdakwa mati, maka nantinya penuntutan akan dihentikan, dan penuntutan dinyatakan gugur. "Tapi kami tetap menunggu dokumennya," katanya.

Sebelumnya, Humas PN Tanjungkaang Dedi Wijaya Susanto membenarkan informasi tersebut. Namun, ia baru sekedar mendapatkan informasi via pesan.

"Kami baru informasi pesan, tapi informasi resmi terkait surat-surat dan dokumen resmi ,terutama surat kematian dari dokter,kami belum terima,kemungkinan besok mungkin (legalitas kematian)," ujar Dedi yang juga Ketua Majelis Hakim, pada persidangan Iwan.

Dedi menyebut, jika seseorang dinyatakan meninggal saat proses persidangan sedang berjalan, makanya berdasarkan mekanisme yang ada tuntutan JPU dinyatakan gugur. Namun, lanjut Dedi tetap harus menunggu legalitas kematian yang bersangkutan.

Iwan meninggal pada Sabtu, 08 oktober 2022, malam di RSUD Abdul Moeloek.

 

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar