#eksepsi#feeproyek#persidangan

Jaksa KPK Tolak Eksepsi Hendra Wijaya Saleh

( kata)
Jaksa KPK Tolak Eksepsi Hendra Wijaya Saleh
Hendra Wijaya Saleh (kemeja putih), terdakwa kasus suap proyek Lampura usai menjalani sidang. Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co): Sidang kasus suap fee proyek pada Pemkab Lampung Utara kembali digelar di PN Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin, 6 Januari 2020 dengan terdakwa, Hendra Wijaya Saleh. Sidang pada Kamis, 2 Januari 2020 dengan agenda jawaban dari Jaksa KPK sempat ditunda karena ketua majelis hakim, Novian Saputra tidak hadir dengan alasan masih di Jakarta.

Sebelumnya penasehat hukum Hendra Wijaya Saleh, Gunawan Raka, mengajukan eksepsi atau keberatan dengan alasan terdakwa tidak pernah memberikan uang langsung kepada mantan bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara dan jaksa KPK membangun opini publik melalui jurnalis.

Dalam tanggapan Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho mengatakan pihaknya menolak eksepsi yang diajukan oleh penasehat hukum terdakwa Hendra Wijaya Saleh.

"Dalam dakwaan sudah terpenuhi aspeknya baik formal dan material. Semuanya masuk ke dalam materi, akan dibuktikan pada persidangan," kata Taufiq Ibnugroho.

Taufiq dalam jawabannya menjelaskan terkait eksepsi bahwa terdakwa tidak secara langsung bertemu dan memberikan uang ke mantan bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara. Pihaknya juga tidak sependapat.

"Kami memohon kepada majelis hakim untuk memutuskan menolak secara keseluruhan eksespsi dari terdakwa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Mejelis Hakim Novian Saputra mengatakan sidang berikutnya akan digelar Kamis, 9 Januari 2020.

"Sidang selanjutnya dengan agenda putusan sela," ujar Majelis.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar