#korupsi#beritalampung

Jaksa Beri Tuntutan Berat Eks Kadisdik Tuba Akibat Ancam Saksi

( kata)
Jaksa Beri Tuntutan Berat Eks Kadisdik Tuba Akibat Ancam Saksi
Sidang tuntutan perkara korupsi DAK fisik Pemkab Tuba di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu, 8 September 2021. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang (Tuba), Nasaruddin, dituntut delapan tahun enam bulan penjara. Terdakwa dinilai jaksa terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2019, yang merugikan negara Rp3,67 miliar.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa delapan tahun enam bulan," ujar jaksa Hendra Dwi Gunadi, saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu, 8 September 2021. 

Nasaruddin juga dijatuhi pidana denda Rp300 juta subsider tiga bulan penjara dan pidana tambahan uang pengganti Rp2,962 miliar dikurangi Rp100 juta, yang disita penyidik.

"Apabila tidak membayar harta dan asetnya akan dilelang. Apabila tidak tercukupi, diganti dengan pidana lima tahun," ujarnya.

Jaksa memberikan tuntutan berat tersebut kepada terdakwa dengan pertimbangan terdakwa selaku Kadis tidak mencontohkan perbuatan melawan upaya korupsi dan bahkan mengancam beberapa saksi, hingga saksi meminta pendampingan ke Lembaga penjamin saksi dan korban (LPSK).

Selain Nasaruddin, jaksa juga menuntut terdakwa Manajer Koperasi BMW Guntur Abdul Nasser, dengan pidana penjara selama delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider tiga bulan. Guntur juga dijatuhi pidana membayar uang pengganti Rp710 juta subsider empat tahun penjara

Keduanya dijerat dakwaan primer dalam Pasal 2 ayat (1) jo. pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3), Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

Atas tuntutan itu, keduanya akan mengajukan pledoi yang dibacakan pada pekan depan.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar