#narkoba

Jaksa Ajukan Pembatalan Vonis Seumur Hidup Kurir Sabu Asal Lamsel

( kata)
Jaksa Ajukan Pembatalan Vonis Seumur Hidup Kurir Sabu Asal Lamsel
Sidang pembacaan vonis kasus narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, pada Selasa, 25 Januari 2022 lalu. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengajukan kasasi terhadap putusan pidana seumur hidup terhadap kurir narkoba jenis ganja dan sabu hingga puluhan kilogram bernama Muslih (37), warga Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Muslih merupakan kurir yang diperintah oleh narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IA Bandar Lampung, Abdul Basir Harahap untuk mengedarkan narkoba pada 2021. Abdul Basir dituntut hukuman mati pada Rabu, 30 Maret 2022, dalam persidangan di PN Kelas IA Tanjungkarang.

Kasasi atau pembatalan putusan itu diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Lampung, Maranita.

"Ya, benar, atas permohonan kasasi tersebut," ujar Humas PN Tanjungkarang, Hendri Irawan, Minggu, 3 April 2022.

Baca: Kurir Sabu Asal Lampung Selatan Divonis Mati

 

Awalnya, Muslih mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan terhadap dirinya pada Selasa, 25 Januari 2022 lalu. Banding tersebut diterima sehingga majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Siboro menjatuhkan pidana seumur hidup terhadap Muslih.

Dalam amar putusan banding disebutkan bahwa majelis hakim menerima permintaan dari terdakwa.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa penjara seumur hidup," bunyi amar putusan banding itu. 

Sebelumnya diberitakan, Hakim Ketua PN Tanjungkarang, Jhony Butar-Butar mengatakan, kurir narkoba tersebut terbukti melanggar Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Muslih juga menjadikan rumahnya sebagai tempat penyimpanan narkoba.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar