Vaksincovidkesehatan

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 dan 2 di Indonesia

( kata)
Jadwal Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 dan 2 di Indonesia
Vaksinasi covid-19 akan dilakukan dua tahap di bulan Januari sampai April 2021. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com


Jakarta (Lampost.co) -- Vaksinasi covid-19 saat ini sedang ditunggu oleh masyarakat. Vaksin dipercaya bisa memutus mata rantai penularan covid-19.

Tapi masyarakat juga tak boleh kendor soal protokol kesehatan. Masyarakat harus tetap tertib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mempercepat vaksinasi covid-19. Menkes Budi diminta lekas berkoordinasi dengan beberapa perusahaan penyedia vaksin di antaranya Sinovac (dari Tiongkok), Novavax (dari Amerika), AstraZeneca (dari Inggris), Pfizer (dari Amerika), dan COVAX/GAVI (dari aliansi vaksin Gavi didukung WHO dan CEPI/Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi).

400 juta dosis

Dari kelima jalur pengadaan vaksin tersebut telah diperoleh jumlah dosis yang diberikan untuk Indonesia. Sebanyak 400 juta dosis. 

Jumlah itu akan ditambah menjadi 468,8 juta dosis untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Vaksin ditujukan bagi 181,5 juta jiwa.

"Kita memastikan bahwa kita bisa mengamankan jumlah tersebut," tutur Menkes dalam keterangan pers yang disiarkan di Kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa, 29 Desember 2020.

Menkes Budi merinci dari 400 juta dosis tersebut:

1. 100 juta dosis vaksin berasal dari Sinovac
2. 100 juta dosis dari Novavax
3. 100 juta dosis vaksin dari AstraZeneca
4. dan 100 juta dari Pfizer

"Diharapkan vaksin-vaksin ini bisa datang secara bertahap ke Indonesia dan kita bisa segera melakukan penyuntikan bagi seluruh rakyat Indonesia yang 181 juta orang," imbuhnya.

Tahapan vaksinasi covid-19

Mengenai rencana penyuntikan, Menkes Budi menjabarkan bahwa rencananya vaksinasi akan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama vaksinasi covid-19

Tahap pertama dengan periode vaksinasi mulai Januari-April 2021 akan diprioritaskan bagi 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas pelayanan publik.

"Sama dengn negara lain, bahwa tenaga kesehatan adalah prioritas utama yang akan divaksinasi. Karena mereka adalah garda terdepan penanganan pandemi covid-19," ucapnya.

Menkes Budi memastikan vaksin yang akan diberikan kepada Nakes di 34 provinsi di Indonesia nantinya telah lolos uji klinis dan mendapatkan EUA dari BPOM. Pelaksanaannya akan menerapkan prinsip kehati-hatian dan bertahap.

"Kita percaya sekali bahwa data science itu yang akan menjadi pegangan kita, dan BPOM sudah bekerja sama dengan baik dengan Kemenkes dan telah berkoordinasi dengan otoritas di Brasil, Turki, dan China. Saya percaya BPOM bisa mengambil keputusan yang independen," kata Menkes.

Tahap kedua vaksinasi covid-19

Selanjutnya, untuk tahap kedua vaksinasi akan diperuntukkan bagi 63,9 juta masyarakat rentan dan 77,4 juta masyarakat lainnya yang diberikan sesuai pendekatan kluster.

Tahap kedua ini rencananya dilakukan mulai Maret 2021 hingga April 2021. "Kita berharap semuanya dapat berjalan lancar," pungkas Menkes Budi.

Winarko







Berita Terkait



Komentar