#beritalampung#beritalampungterkini#keretaapi#babaranjang#kecelakaankeretaapi

Jadwal Siang KA Kuala Stabas dari Stasiun Tanjungkarang Kembali Dibatalkan

( kata)
Jadwal Siang KA Kuala Stabas dari Stasiun Tanjungkarang Kembali Dibatalkan
Suasana Stasiun Tanjungkarang yang terlihat sepi pada Selasa, 8 November 2022. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT KAI Divre IV Tanjungkarang terpaksa kembali membatalkan seluruh jadwal keberangkatan Kereta Api Kuala Stabas pada Selasa, 8 November 2022. Pembatalan tersebut dilakukan karena jalur pascakecelakaan masih dalam proses normalisasi.

"Pembatalan itu dikarenakan jalur perlintasan kereta api Rengas masih dalam proses normalisasi dan perbaikan. Kami belum dapat memastikan kapan jalur tersebut siap untuk dilalui kembali," kata Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, Selasa, 8 November 2022.

Baca juga: Tim Investigasi Diterjunkan Ungkap Penyebab Tabrakan Kereta Api di Lamteng 

Meski KA Kuala Stabas dibatalkan, jadwal perjalanan kereta api Rajabasa jalur Tanjungkarang—Kertapati dan sebaliknya sudah kembali normal. Jadwal keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Tanjungkarang tidak mengalami perubahan.

"Jadi pagi tadi juga Kuala Stabas sudah berangkat ke Baturaja tapi untuk perjalanan siang dibatalkan karena jalur belum siap," ujarnya.

Dia mengatakan bagi penumpang yang telanjur membeli tiket dapat melakukan refund atau pengembalian dana dengan tenggat waktu 3  hari dari tanggal pembelian. Dana akan dikembalikan 100 persen kepada para penumpang.

"Kami mengimbau penumpang yang hendak mengembalikan tiket harus membawa bukti berupa bukti transaksi dan kartu tanda penduduk, untuk kemudian mendapatkan pengembalian seratus persen," katanya.

Sementara itu, salah satu penumpang Kereta Api Kuala Stabas tujuan Baturaja mengaku pasrah dengan keadaan jadwal yang dibatalkan. Namun, dia mengaku telah mendapatkan pengembalian ongkos 100 persen dari PT KAI.

"Sudah tadi refund tiket, nanti coba beli lagi Kamis mudah-mudahan jadwal keberangkatan di Tanjungkarang sudah normal ya. Karena saya juga harus kerja," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar