#penganiayaan#satpolpp#kriminal#beritalampung

Jadi Tersangka Penganiayaan, Satpol PP Tak Ditahan

( kata)
Jadi Tersangka Penganiayaan, Satpol PP Tak Ditahan
Ilustrasi (Google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dirreskrimum Polda Lampung AKBP M. Barly membenarkan peningkatan status satopol PP Kota Bandar Lampung EFZ tersebut dari terperiksa menjadi tersangka, terkait kasus penganiayaan ke para penghuni eks Pasar Griya Sukarame.

"Iya benar, udah jadi tersangka," ujarnya, Rabu (19/6/2019)
Namun dari proses penetapan tersangka pada April kemarin, tersangka tidak ditahan oleh Polda Lampung. Karena, ancaman pidana pelaku yakni pasal 351 ayat (1) KUHP di bawah 5 tahun, dan pelaku kooperatif, tidak ada upaya menghilangkan alat bukti, atau melarikan diri.

"Pelaku kooperatif juga tiap kita periksa dia hadir terus, jadi tak dilakukan penahanan, saat ini berkasnya sedang dalam proses," kata Barly.
Sementara Kepala Divisi Advokasi LBH Bandar Lampung Kodri Ubaidilah mengatakan, sebenarnya ada 5 laporan yang dibuat oleh LBH Bandar Lampung, mendampingi para korban. Dari 4 pelaporan tersebut setidaknya ada 5 alat bukti berupa keping CD, yang berisi foto dan video saat penganiayaan yang dilakukan oleh satpol PP ke para penghuni eks Pasar Griya Sukarame.
"Kita dulu buat LP, yang lain informasinya masih Lidik, yang satu baru naik tersangka," katanya.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar