#penganiayaan#beritapesawaran#kekerasananak

Jadi Tersangka, Kades Madajaya Ajukan Penangguhan Penahanan

( kata)
Jadi Tersangka, Kades Madajaya Ajukan Penangguhan Penahanan
Bhakti Prasetyo selaku pengacara Kades Madajaya. Foto: Lampost.co

PESAWARAN (Lampost.co) -- Pengacara Kades Madajaya, Bhakti Prasetyo akan melakukan pengajuan penangguhan penahanan usai ditetapkannya Kepala Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khiau, Sutrisna, sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap tiga anak dibawah umur.

"Saat ini, pihak kami bakal mengajukan penangguhan penahanan terlebih dahulu terhadap Sutrisna, karena klien saya ini kan kepala desa yang mempunyai urusan pekerjaan di desa yang dipimpin dan harus diselesaikan," jelasnya. Minggu, 1 September 2019.

Dirinya juga menilai, kasus dugaan penganiayaan yang menjerat kliennya terkesan dipaksakan, lantaran terdapat kejanggalan dalam prosesnya. 

Bhakti menjelaskan, dalam prosedur hukum yang seharusnya dijalani pihak kepolisian dari awal yakni melakukan pemanggilan resmi kepada terlapor, Sutrisna atas tuduhan penganiayaan. 

"Dalam hal ini, saya menilai polisi asal tangkap saja, tanpa ada panggilan maupun pemeriksaan sebagai ada Rabu 28 Agustus malam, saat saya bersama Kades memenuhi panggilan polisi lewat telepon, dari sore dan malamnya langsung tidak boleh pulang, langsung ditangkap, dengan alasan polisi sudah mengantongi dua alat bukti yang cukup," ungkapnya. 

Dijelaskan, Sutrisna hanya mendapat surat penangkapan tanpa ada menerima surat penetapan tersangka sebelumnya.

"Kami dari pihak terlapor, berlaku kooperatif dan memenuhi panggilan polisi, meskipun awalnya kami diminta untuk datang ke Polres Pesawaran lantaran untuk bertemu dengan Wakapolres, bukan untuk pemeriksaan, dan itu hanya melalui telepon, bukan karena adanya surat panggilan sebagai saksi maupun tersangka," jelasnya.  

Bhakti juga mengatakan, apabila penangguhan penahanan yang diberikan pihaknya oleh pihak kepolisian tidak diindahkan pihaknya siap membawa permasalahan ini ke ranah hukum. "Kalau tidak diberi ya kami akan bawa masalah ini ke pra peradilan," tutupnya.

Terpisah, Kapolres Pesawaran, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, menegaskan status Sutrisna adalah sebagai tersangka. Karena kata dia, tidak mungkin pihaknya melakukan penahanan jika statusnya belum jelas. "Ya sudah ditahan berarti tersangka dong mas, sudah ada dua alat bukti dan keterangan saksi saksi," singkatnya.

Widodo

Berita Terkait

Komentar