#humaniora#un

Jadi Momok, Siswa Bandar Lampung Senang UN Dihapus

( kata)
Jadi Momok, Siswa Bandar Lampung Senang UN Dihapus
Nabila siswi SMKN 1 Bandar Lampung. Lampost.co/Umar Robani

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah siswa di Bandar Lampung menyambut baik wacana penghapusan ujian nasional (UN) yang diwacanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal itu karena pelaksanaan UN dianggap sebagai momok pagi para siswa.

Nabila, siswi kelas XI SMKN 1 Bandar Lampung, menyatakan senang jika UN dihapus pada 2021. Hal itu karena selama ini menjadi hal menakutkan bagi siswa. Sehingga akhirnya menjadi beban mental baginya.

"Senang sih, jadi enggak mesti khawatir tidak lulus. Ya tidak jadi beban pikiran lah," kata siswi jurusan Akuntansi itu.

Hal serupa juga disampaikan Lia Nurul Afita, siswi SMKN 1 Bandar Lampung. Ia mengatakan UN hanya menjadikan nilai sebagai syarat kelulusan. Padahal, menurut dia, kemampuan siswa itu bergantung pada passion masing-masing.

"Kalau menurut saya, sangatlah bagus dihapus UN itu karena masa depan juga tidak ditentukan dengan nilai semata," katanya.

Selain itu, Adila Anas, siswi kelas XII SMAN 3 Bandar Lampung, mengaku meski tak menjadi penentu kelulusan, UN tetap menjadi beban pikiran baginya. Hal itu karena standar yang digunakan adalah standar nasional.

"Standarnya kan nasional ya, sedangkan setiap sekolah itu kan beda-beda kualitasnya," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim resmi menetapkan sistem asesmen baru menggantikan UN yang mulai diterapkan pada 2021. Kebijakan ini sekaligus menegaskan UN 2020 akan menjadi pelaksanaan UN terakhir.

"Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter. Asesmen terdiri atas kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter," kata Nadiem pada peluncuran Empat Pokok Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar