#jalanberdebu#beritalampung#jalanrusak#gugatan

Jadi Korban Debu Jalan Ryacudu, Puluhan KK Ancam Gelar Gugatan

( kata)
Jadi Korban Debu Jalan Ryacudu, Puluhan KK Ancam Gelar Gugatan
Kondisi Jalan M. Ryacudu berdebu. Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Debu yang berterbangan di Jalan Mayor Ryacudu, Sukarame, semakin hari semakin menjadi. Bahkan warga sekitar terkena dampaknya.

Setidaknya total ada 75 kepala keluarga (KK) atau rumah yang mengeluhkan dampak debu akibat kondisi jalan tersebut. Bahkan mereka sudah memberikan kuasa kepada pengacara, agar diambil langkah hukum.

Salah satunya M. Akib yang rumanhya persis bilahan jalan tersebut. Debu bahkan sampai masuk ke rumahnya dari halaman depan hingga halaman belakang, warga sekitar. Bukan hanya, keluarga tapi pedagan di sekitar lokasi juga mengeluhkan hal tersebut. 

"Kami disini dan puluhan rumah lainnya merasakan dampak debu yang luar biasa, potensi ISPA. Pencemaran udara yang luar biasa dan melanggar undang-undang pemindahan dan pengelolaan lingkungan hidup serta undang-undang kesehatan," ujar dosen Unila yang menyandang gelar profesor di bidang hukum tersebut kepada Lampost.co, Rabu (3/7/2019).

Akib juga mengkritisi exit tol yang dibuat melalui jalan tersebut. Makanya ia meminta pemerintah pusat dan daerah untuk mengambil langkah segera, baik mengatasi debu ataupun pengalihan pintu keluar tol. "Daerah perumahan harusnya tak boleh sebagai exit tol, pemerintah kurang memperhatikan kesiapan jalan penyangga," katanya.

Sementara Sopian Sitepu dari kuasa hukum warga mengatakan sebenarnya jumlah keluarga yang mengeluh lebih dari 75 orang. Bahkan 75 orang yang memberikan kuasa hukum tersebut, terkumpul tidak dari dua hari, dan penunjukan kuasa hukum resmi Senin (1/7/2019) yang lalu. "Masyarakat mengeluh, debu, kesehatan dan penyakit ISPA. Bahkan mereka ancam akan aksi kalau dalam waktu dekat tidak ada aksi dari pemerintah, akan kami ajukan gugatan," katanya.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar